AS beri sanksi baru bagi Iran

Terbaru  1 Agustus 2012 - 07:43 WIB
iran oil

Sanksi menargetkan sektor energi dan petrokimia Iran.

Presiden AS Barack Obama memerintahkan untuk memberikan sanksi baru bagi Iran.

Sanksi ekonomi ditujukan untuk memukul sektor energi dan sejumlah perusahaan keuangan Iran.

Presiden Obama mengatakan AS terus berkomitmen untuk mencapai sebuah solusi diplomatik dengan Iran, tetapi tanggung jawab berada di tangan Teheran untuk memenuhi kewajiban internasional.

Sanksi terbaru yang memperkeras sanksi sebelumnya ini dikeluarkan ditengah-tengah kekhawatiran atas program nuklir Iran, yang selama ini oleh Teheran disebut bukan untuk pembangunan senjata.

Sebelumnya sejumlah negara Barat telah menghentikan pembelian minyak dari Iran.

Dan Teheran telah mencoba melakukan diversifikasi cara untuk penjualan minyaknya, termasuk dengan menggunakan emas dan barter, kata wartawan BBC Kim Ghattas di Washington

Perintah eksekutif Obama keluar bertepatan dengan persiapan pemungutan suara di Kongres AS terkait legislasi baru untuk memberikan sanksi yang lebih ketat bagi Iran.

Perintah ini juga dipandang sebagai sebuah upaya dari Gedung Putih untuk menunjukkan bahwa mereka tetap keras terhadap Iran.

Sebelumnya kandidat presiden dari Partai Republik Mitt Romney mengatakan bahwa pemerintahan Obama tidak berbuat cukup untuk menghentikan program nuklir Iran.

Konsekuensi yang meningkat

Sanksi terhadap industri minyak Iran diperluas ''dengan memberikan sanksi bagi pembelian atau akuisisi produk petrokimia Iran,'' kata Obama dalam sebuah pernyataan.

Tindakan akan diberikan kepada perusahaan yang berkongsi dengan Perusahaan Minyak Nasional Iran, Perusahaan Perdagangan Naftiran atau Bank Sentral Iran, atau membantu Iran membeli dolar AS atau logam mulia, tambahnya.

Sanksi baru juga ditujukan bank Kunlun Cina dan Bank Islam Elaf Irak sebagai institusi yang oleh Washington disebut telah membantu Iran menghindari sanksi.

Kedua bank tersebut kini akan dihapus dari sistem keuangan AS.

Kebijakan ini merupakan komitmen agar Iran ''bertanggung jawab atas aksinya'', kata Obama.

Dia mengatakan sanksi ini dengan jelas menyatakan bahwa AS akan mengungkap setiap institusi keuangan yang membantu ''rezim Iran yang semakin putus asa'' untuk mengakses ke sistem keuangan internasional.

''Jika pemerintah Iran terus melakukan penentangan, tidak ada keraguan bahwa Amerika Serikat dan mitra kami akan terus memaksakan untuk meningkatkan konsekuensi,'' tambahnya.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.