IOC bisa usir delapan pebulutangkis dari Olimpiade

Jacques Rogge Hak atas foto AFP
Image caption Jacques Rogge mendukung langkah BWF mendiskualifikasi pemain.

Kasus di ganda putri cabang bulutangkis Olimpiade London, yang berujung dengan diskualifikasi delapan pemain, berbuntut panjang.

Meski organisasi bulutangkis dunia (BWF) telah mengambil tindakan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) bisa mengambil langkah lanjutan, termasuk memulangkan atlet-atlet yang terkena sanksi dari arena Olimpiade.

Dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press di London, hari Rabu (01/08), Presiden IOC Jacques Rogge mengatakan pihaknya menghormati keputusan BWF namun IOC masih bisa mengambil tindakan lain.

"Kami sedang berkomunikasi dengan komite Olimpiade sejumlah negara tentang langkah-langkah apa yang akan diambil. Kemudian kami akan memberikan tanggapan," kata Rogge.

Ditanya apakah IOC akan mengambil langkah khusus, Rogge mengatakan, "Itu dimungkinkan kalau memang diperlukan."

Selidiki ofisial

BWF mendiskualifikasi delapan pemain, Wang Xiaoli dan Yu Yang dari Cina, pasangan Indonesia Greysia Polii/Meiliana Jauhari, dan dua pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim Ha-na dan Ha Jung-eun/Kim Min-jung, setelah didakwa sengaja kalah.

Kedelapan pemain ini dinyatakan tidak menjunjung tinggi sportivitas dan mencemarkan nama baik olahraga.

Selain menjatuhkan hukuman diskualifikasi IOC bisa secara resmi mengusir atlet, membatalkan akreditasi, dan meminta mereka meninggalkan perkampungan atlet.

IOC juga bisa melakukan penyelidikan terhadap ofisial tim dan pelatih yang diduga terlibat kasus ini.

Rogge berada di arena bulutangkis di Wembley Arena pada Selasa malam (31/07) namun meninggalkan tempat sebelum insiden ini terjadi.

"BWF telah mengambil langkah yang tepat dengan mendiskualifikasi para atlet dan langkah itu sudah benar," kata Rogge.

Berita terkait