AS buka opsi langkah militer terhadap Iran

Terbaru  1 Agustus 2012 - 20:54 WIB
Leon Panetta

Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta mengatakan negaranya membuka opsi militer terhadap Iran.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta mengingatkan bahwa negaranya akan mengambil langkah militer untuk mencegah upaya Iran dalam mengembangkan senjata nuklirnya.

Panetta menyampaikan hal itu saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak di Ashkelon, Israel.

Dalam kesempatan itu Panetta juga mengatakan bahwa mereka akan melakukan sejumlah upaya untuk menghentikan upaya Iran sebelum sampai pada langkah militer.

"Kami akan mencoba mengupayakan sejumlah upaya sebelumnya," kata Panetta seperti dikutip dari kantor berita AFP.

"Sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai menteri pertahanan untuk memberikan pilihan yang luas kepada presiden termasuk mengambil langkah militer jika jalur diplomatik gagal."

Panetta juga mengatakan prioritas pemerintahan Presiden Obama saat ini adalah mencegah upaya Iran yang berniat mempersenjatai diri mereka dengan nuklir.

Sanksi gagal

Langkah keras juga akan dilakukan Israel terhadap Iran jika negara itu tetap bersikeras mengembangkan senjata nuklir.

Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak seperti dikutip dari kantor berita AP, mengatakan 'sangat kecil' kemungkinannya Iran akan menghentikan aktifitas pengembangan senjata nuklirnya melalui pemberian sejumlah sanksi dari dunia internasional.

"Kami telah melihat sanksi dan diplomasi telah gagal di masa lalu," kata Ehud Barak.

"Kami telah melihat sanksi dan diplomasi telah gagal di masa lalu"

Ehud Barak

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam serangkaian wawancara kepada sejumlah stasiun televisi mengatakan mereka tidak akan mengandalkan negara lain untuk menjamin keamanannya termasuk juga kepada Washington.

Netanyahu mengatakan meski demikian mereka belum memutuskan apaka akan melakukan seangan terhadap Iran atau tidak.

Kehadiran Panetta ke Israel sendiri dilihat sebagai upaya untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Selain bertemu Ehud Barak, Panetta juga direncanakan akan bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Kedatangan Panetta ke Israel ini juga bersamaan dengan sanksi baru yang dikenakan AS kepada Iran di sektor minyak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.