Usain Bolt mengincar medali emas estafet

Terbaru  11 Agustus 2012 - 19:18 WIB
Usain Bolt

Usain Bolt belum merasa puas setelah meraih dua medali emas di Olimpiade London.

Meraih dua medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter di cabang atletik Olimpiade London, ternyata belum membuat pelari Jamaika Usain Bolt puas.

Kini, Usain Bolt masih mengincar kemungkinan merebut satu lagi medali emas dan bahkan memecahkan rekor dunia di nomor 4x100 meter estafet putra dalam final yang akan digelar di Stadion Olimpiade, Sabtu malam (11/08).

Rekor dunia untuk nomor ini memang dipegang tim Jamaika yang diciptakan di Daegu, Korea Selatan tahun lalu dengan catatan 37,04 detik.

"Kami bisa saja menciptakan rekor dunia, tapi tak ada yang pasti karena ini estafet. Jadi apapun bisa terjadi," ujar Bolt.

"Tapi untuk saya, kami akan turun berlaga, menikmati perlombaan dan berlari secepat yang kami bisa. Ini akan menjadi perlombaan yang menarik," tambah dia.

Bolt memang tidak turun dalam babak penyisihan yang digelar pada Jumat (10/8).

Tetapi para pelari Jamaika lainnya, seperti Nesta Carter, Michael Frater, Kemar Bailey-Core dan peraih dua perak Yohan Blake memastikan tim Jamaika melaju ke babak final.

Delapan emas

Mo Farah

Pelari Inggris Mo Farah berusaha untuk meraih emas nomor 5.000 meter.

Dua hari menjelang berakhirnya Olimpiade London, sebanyak 32 medali emas masih diperebutkan dan delapan di antaranya di cabang atletik.

Di cabang ini, pelati Inggris Mo Farah akan turun di nomor 5.000 meter dan akan kembali berusaha untuk meraih emas setelah merebutnya di nomor 10.000 meter.

Farah, pelari kelahiran Somalia, mengakui dia berjuang keras di semifinal meski di nomor 10.000 meter dia tampil sangat cemerlang.

"Tubuh saya sedikit kelelahan dan saya tidak bugar di nomor 5.000 meter seperti pelari lainnya," kata Farah.

"Sangat ketat persaingannya namun saya berhasil lolos dan saya kini menatap final," tambah dia.

Sementara itu, di final 800 meter putri pelati Afrika Selatan Caster Semenya akan berupaya meraih gelar juara Olimpiade.

Di babak final, Semenya akan menghadapi juara bertahan Pamela Jelimo dari Kenya dan pelari Rusia Mariya Savinova.

Jelimo yang baru berusia 18 tahun saat juara di Olimpiade Beijing, kini mengincar gelar perempuan pertama yang meraih emas 800 meter di dua Olimpiade.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.