Iran tingkatkan upaya darurat pasca gempa bumi

iran quake Hak atas foto AFP
Image caption Iran mengumumkan pencarian korban telah dihentikan

Iran meningkatkan upaya evakuasi dan pertolongan setelah gempa bumi ganda mengguncang kota Tabriz di timur negara itu dan menewaskan sedikitnya 227 orang.

Bulan Sabit Merah Iran telah mengambil alih sebuah stadion olahraga dan menyediakan 6.000 tenda untuk 16.000 orang warga yang kehilangan rumah merek atau takut untuk kembali pulang ke rumah.

Pejabat setempat mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan telah diakhiri karena sebagian besar warga sudah ditemukan.

Namun sejumlah laporan menyebutkan bahwa masih ada orang yang hilang dan lainnya membutuhkan pertolongan segera.

Gempa pertama berkekuatan 6.4 terjadi pada 17.23 waktu setempat Sabtu di timur laut Tabriz, menurut badan US Geological Survey, sedangkan yang kedua berkekuatan 6.3 di tempat yang sama terjadi 11 menit kemudian.

Televisi setempat melaporkan 20 desa di wilayah pegunungan tersebut luluh lantak sedangkan ratusan desa lainnya mengalami kerusakan parah.

Iran adalah negara dengan aktivitas seismik tinggi dan tim darurat mereka sudah terlatih melakukan operasi penyelamatan.

Pemimpin tertinggi Ali Ayatollah Ali Khamenei meminta agar petugas darurat dari seluruh Iran membantu para korban. Bulan Sabit Merah sendiri telah menyalurkan berton-ton makanan dan obat-obatan ke wilayah gempa.

Iran menolak bantuan dari AS, Turki, Taiwan, Singapura dan Jerman serta menyatakan mereka sanggup menangani kondisi itu.

Namun sejumlah rumah sakit di kota Tabriz membutuhkan bantuan paramedis untuk menangani para korban luka.

Berita terkait