Tentara anak di Mali utara meningkat

Terbaru  17 Agustus 2012 - 22:39 WIB
Tentara anak

Anak-anak yang berusia di atas 15 tahun dijadikan tentara, kata UNICEF.

Badan urusan anak-anak PBB (UNICEF) mengatakan kelompok bersenjata di Mali utara terus merekrut anak-anak untuk tujuan militer.

Bulan lalu, UNICEF melaporkan hampir 200 anak laki berusia antara 12 sampai 18 tahun direkrut oleh kelompok bersenjata.

Badan PBB itu mengatakan mereka mendapatkan laporan bahwa jumlah tentara anak meningkat ratusan orang.

Juru biara kelompok Islamis Ansar Eddine, Sanda Ould Boumana mengatakan kepada BBC anak laki berusia 15 tahun dapat direkrut sebagai tentara.

Bouana mengatakan sebagian besar anak laki berusia antara 10 dan 12 tahun dilatih mengaji dan mendapatkan pendidikan yang lebih luas.

Namun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Bouana juga mengatakan anak-anak itu pada umumnya adalah putra para tentara sendiri.

UNICEF mengatakan anak-anak yang lebih muda digunakan sebagai pembawa barang atau pembersih namun dapat disuruh memanggul senjata bila ketegangan meningkat.

Kemiskinan dan kekurangan pangan merupakan faktor utama di balik perekrutan anak-anak itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.