Kontradiksi kematian Osama bin Laden

Terbaru  29 Agustus 2012 - 21:21 WIB
No Easy Day

No Easy Day diterbitkan 4 September.

Kesaksian tentang penyerbuan bulan Mei 2011 yang menyebabkan tewasnya Osama bin Laden oleh mantan tentara elit Angkatan Laut Amerika bertentangan dengan cerita resmi, menurut kantor berita Associated Press.

Kantor berita ini membeli kopi awal kesaksian terkait penyerbuan itu dalam buku berjudul No Easy Day, oleh mantan personil elit AL, Seal.

Buku itu menyebutkan Bin Laden ditembak mati saat ia melongok keluar dari kamar tidurnya saat Seal naik ke lantai atas kediamannya, kata AP.

Namun para pejabat Amerika menyatakan sebelumnya ia ditembak saat ia kembali masuk untuk berlindung di kamar tidur.

Mereka mengatakan langkah Bin Laden kembali ke kamar tidur untuk mengambil senjata.

Kontradiksi ini akan menambah silang pendapat di seputar buku ini.

Buku kesaksian itu ditulis oleh orang yang menggunakan nama samaran, Mark Owen, namun nama asli penulis diungkap oleh Fox News tidak lama kemudian.

Para pejabat militer juga mengatakan penerbit tidak mengajukan buku itu ke Pentagon untuk menjamin tidak ada informasi rahasia yang diungkapkan sebagai protokol resmi.

Bin Laden melongok pintu kamar

"Kurang dari lima langkah" dari lantai atas, ia mendengar tembakan: "BOP. BOP"

NO EASY DAY

Buku itu akan diterbitkan tanggal 4 September dan bukan tanggal 11 September, setelah membludaknya pemesanan melalui online, kata AP.

Menurut AP, penulis mengatakan ia berada persis di belakang "point man" (pemberi aba-aba) dan menuju ke lantai atas.

"Kurang dari lima langkah" dari lantai atas, ia mendengar tembakan: "BOP. BOP."

"Point man" melihat "seorang pria melongok keluar pintu" di sisi kanan lantai atas.

Menurut penulis Bin Laden kembali ke kamarnya dan Seals mengikuti dan menemukan ia tergeletak di lantai dengan berlumuran darah dengan lubang di sisi kanan kepala dan dua perempuan yang tengah meratap di sisinya, tambah AP.

Wanita itu ditarik keluar dan Seal melepaskan beberapa tembakan ke arah jenazah Bin Laden sampai ia tidak bergerak.

Seal kemudian menemukan dua senjata di sisi pintu.

Menurut pejabat pemerintahan Obama, Bin Laden ditembak setelah ia kembali ke kamar tidurnya karena dikhawatirkan ia akan mengambil senajta.

Juru bicara Gedung Putih Tommy Vietor tidak berkomentar soal kontrakdisi kematian Bin Laden itu.

Menurut AP, buku itu juga menyebutkan seorang anggota Seal duduk di dada Bin Laden dalam helikopter yang penuh saat jenazahnya diterbangkan ke laut.

Keterangan ini juga bertentangan dengan klaim Amerika sebelumnya bahwa jenazah Bin Laden diperlakukan dengan baik sebelum pemakaman.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.