Lebih 50 pencari suaka ditemukan di Selat Sunda

Terbaru  30 Agustus 2012 - 22:02 WIB
Tim Basarnas

Tim Basarnas mempelajari peta ketika mencari para korban.

Operasi pencarian yang dilakukan tim Basarnas menemukan lebih dari 50 korban selamat, setelah kapal pencari suaka yang mereka tumpangi tenggelam di Selat Sunda, Selasa malam atau hari Rabu.

Tadinya pencarian oleh tim dari Indonesia hari Rabu dihentikan karena tidak menemukan korban, baik selamat maupun meninggal.

Namun kapal kargo Australia kemudian menemukan beberapa orang yang selamat.

"Beberapa kapal dikerahkan untuk mencari korban. Beberapa orang yang kami selamatkan mengalami luka yang cukup parah," demikian pernyataan Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA).

Diperkirakan terdapat tidak kurang dari 150 pencari suaka di kapal yang naas tersebut.

Mereka berasal dari beberapa negara Asia dengan tujuan Australia.

Upaya pencarian untuk sementara dihentikan pada Kamis malam dan harapan untuk menemukan korban selamat makin kecil.

Kecelakaan yang menimpa kapal-kapal pencari suaka membuat pemerintah Australia mengeluarkan kebijakan baru, dengan menambah kuota calon pencari suaka yang mereka terima.

Pemerintah di Canberra mengatakan sekarang mereka menerima 20.000 pencari suaka per tahun, naik cukup signifikan dari 13.750 orang.

Perdana Menteri Julia Gillard mengatakan angka ini merupakan peningkatan tertinggi dalam tiga dekade terakhir.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.