Pencarian penumpang kapal pencari suaka berlanjut

Terbaru  30 Agustus 2012 - 09:38 WIB
indonesia map

Australia dan Indonesia bekerja sama mencari sebuah kapal pencari suaka yang hilang di perairan Indonesia.

Enam orang pencari suaka diselamatkan dari laut, Kamis dini hari. Mereka diduga merupakan penumpang kapal bermuatan 150 orang itu.

Pencarian berawal setelah otoritas Australia menerima permintaan pertolongan melalui telepon satelit dari seseorang yang mengaku berada di atas kapal. Ia mengatakan kapal membawa 150 penumpang dan mesin kapal rusak. Saat itu posisi kapal berada sembilan kilometer dari Pulau Jawa, kata juru bicara Otoritas Keamanan Maritim Australia (AMSA), Jo Meehan.

Badan SAR Nasional (Basarnas), Rabu, mengatakan pada BBC bahwa pencarian Basarnas dari laut dan udara tidak menemukan apa-apa sehingga armada pun ditarik.

"Operasi pencarian dan penyelamatan akan dilanjutkan dengan fokus menemukan penumpang selamat," kata AMSA dalam sebuah pernyataan.

Kantor berita Associated Press mengatakan awak kapal APL Bahrain, salah satu kapal yang turut melakukan pencarian bersama Otoritas Keamanan Maritim Australia, melihat keenam orang penumpang tersebut terapung di perairan sekitar 75 km barat daya Pulau Jawa. Mereka mengaku sudah terapung selama 24 jam.

Menteri Dalam Negeri Australia Jason Clare mengatakan jumlah penumpang yang hilang belum bisa dikonfirmasi.

"Kami khawatir jumlahnya bisa jadi lebih banyak," kata dia. "Jangan mengecilkan betapa sulitnya tugas ini, jangan mengecilkan betapa luasnya lautan yang kami arungi untuk mencari mereka."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.