Militan serang menara seluler di Nigeria

Terbaru  7 September 2012 - 13:34 WIB
nigeria map

Sedikitnya 24 menara telepon seluler menjadi target serangan militen di Nigeria utara.

Menara-menara yang diserang kelompok Boko Haram itu adalah milik sembilan perusahaan penyedia jasa seluler.

Ini adalah serangan pertama pada fasilitas komunikasi di negeri itu.

Boko Haram memang sudah pernah mengancam akan melakukan serangan seperti itu, karena menuduh perusahaan seluler membantu badan-badan keamanan memantau anggota-anggota mereka.

Para pakar mengatakan kerusakan dapat mencapai jutaan dolar.

Suara tembakan dan ledakan terdengar disusul kebakaran saat serangan terjadi kota Kano, Mauduguri, Gombe, Bauchi serta Potiskum.

'Penangkapan dimungkinkan'

"Kami memutuskan untuk menyerang menara seluler sebagai akibat dari bantuan mereka pada aparat," kata juru bicara kelompok itu, Abul Qaga, dalam sebuah surat elektronik pada kantor berita AFP.

Informasi ini membantu pasukan keamanan Nigeria "menangkap saudara-saudara kami", kata pernyataan itu.

Sembilan perusahaan melaporkan kerusakan tersebut pada hari Rabu.

Di antara mereka adalah raksasa telekomunikasi Afrika Selatan MTN dan perusahaan Uni Emirat Arab Etisalat, kata AFP.

"Kami mengkonfirmasi bahwa seperti semua perusahaan telekomunikasi lainnya, beberapa instalasi MTN di Nigeria utara dirusak oleh orang tidak dikenal," kata juru bicara Funmilayo Omogbenigun.

Kerusakan diperkirakan mencapai jutaan dolar karena satu menara diperkirakan berharga lebih dari $1 juta dollar.

Boko Haram mulai aktif melakukan seragan pada 2009 untuk memaksakan agar Nigeria menerapkan hukum syariah. Mereka melancarkan aksi terorisme dengan mengebom gedung pemerintah, gereja dan membunuh para ulama moderat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.