Pejabat kantor konsulat AS tewas di Libia

Terbaru  12 September 2012 - 08:20 WIB
aksi protes di kairo

Aksi unjuk rasa menentang pembuatan film yang menghina nabi Muhamad juga terjadi di Kairo, Mesir.

Pejabat Libia mengatakan seorang pejabat AS tewas setelah kelompok milisi melakukan aksi unjuk rasa yang mengakibatkan terbakarnya gedung konsulat AS di Benghazi.

Aksi yang berlangsung pada hari Selasa (11/09) selain mengakibatkan satu orang tewas juga menyebabkan sejumlah pejabat lainnya yang sedang berada di kantor tersebut mengalami luka-luka.

"Satu staf konsulat yang berkewarganegaraan AS telah tewas dan sejumlah orang lainnya mengalami luka dalam aksi bentrokan tersebut," kata Juru Bicara Komite Keamanan Tertinggi Libia, Abdel-Monem Al-Hurr seperti dikutip oleh Reuters.

Sejauh ini belum ada keterangan tentang identitas warga AS yang tewas tersebut.

Protes yang dilakukan oleh kelompok milisi ini dipucu oleh kabar yang menyebutkan bahwa AS tengah mengijinkan produksi film berisi penghinaan terhadap Nabi Muhamamad.

Selain berlangsung di Benghazi aksi unjuk rasa menentang film itu juga terjadi di Kedutaan AS yang terletak di Tripoli.

Kecaman AS

Wartawan BBC di Tripoli, Rana Jawad mengutip seorang seorang saksi mata mengatakan kericuhan aksi protes di Benghazi dipicu oleh adanya benturan antara pasukan keamanan dengan milisi Anshar al-Sharia.

Kementerian Luar Negeri AS mengecam sangat keras kejadian itu dan telah bekerja sama dengan pasukan keamanan Libia untuk mengamankan kompleks kantor perwakilan AS di negara tersebut.

Aksi unjuk rasa dengan tuntutan serupa juga berlangsung di depan kantor Kedubes AS untuk Mesir.

Dalam aksi yang berlangsung pada hari Selasa (11/09) di Kairo pengunjuk rasa sempat membakar bendera AS yang dikibarkan setengah tiang untuk memperingati peristiwa 11 September.

Petugas mengatakan tidak ada yang terluka dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Film yang menjadi kotroversi itu dilaporkan merupakan garapan sejumlah warga Mesir yang berada di luar negeri dan cuplikannya telah muncul di situs Youtube dalam bahasa Arab.

Kedutaan Besar AS sebelumnya telah melontarkan kecaman terhadap apa yang mereka sebut sebagai penyalahgunaan kebebasan hak individu yang bertujuan menyakiti perasaan umat Islam.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.