Taliban ampuni menteri terkait film anti-Islam

Terbaru  26 September 2012 - 20:55 WIB
Ghulam Bilour

Bilour menjanjikan hadiah US$100.000 bagi pembunuh pembuat film yang dianggap menghina Islam itu.

Taliban di Afghanistan mengatakan kelompok itu memberikan amnesti kepada seorang menteri kabinet yang sebelumnya menawarkan hadiah bagi siapa pun yang bisa membunuh pembuat film Innocence of Muslims.

Seorang juru bicara Taliban mengatakan hari Rabu (26/09) bahwa Menteri Urusan Kereta Api Ghulam Ahmad Bilour telah dicabut dari daftar orang-orang yang menjadi sasaran serangan Taliban.

Menurut juru bicara Taliban Ehsanullah Ehsan, pandangan Ghulam Ahmad Bilour mewakili semangat sejati Islam. Oleh karena itu Taliban mencabut namanya dari daftar orang yang diburu.

"Kami benar-benar memaafkan dia dan mencabut namanya dari daftar orang yang diburu oleh kami," kata Ehsanullah Ehsan seperti dikutip oleh beberapa media Pakistan.

Dikecam pemerintah

Dia menambahkan dewan shura, dewan permusyawaratan tinggi Taliban, mengadakan pertemuan sehari sebelumnya dan "memuji Bilour atas pengorbanannya demi Islam".

Namun Ehsan menegaskan pemberian amnesti hanya berlaku bagi Menteri Urusan Kereta Api Ghulam Ahmad Bilour dan tidak berlaku bagi pengurus-pengurus lain di partai Bilour, Partai Nasional Awami. Partai itu dianggap sekuler dan menentang Taliban.

Sebelumnya Bilour menawarkan hadiah sebesar US$100.000 bagi siapa saja yang bisa membunuh pembuat film yang dianggap menghina Nabi Muhammad, Innocence of Muslims yang dibuat di Amerika Serikat.

"Saya akan membayar US$100.000 bagi mereka yang membunuh pembuat film itu," kata Bilour.

Pemerintah Pakistan mengecam keras tindakan Bilour tetapi sejauh ini dia masih menjabat sebagai Menteri Urusan Kereta Api.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.