AS desak DK PBB atasi konflik Suriah

Terbaru  27 September 2012 - 11:17 WIB
Suriah

Serangan bom terus terjadi di Suriah termasuk di ibukota Damaskus.

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk memperbaharui upaya untuk mencapai kesepakatan mengenai konflik di Suriah.

Menlu AS mengatakan dewan telah "lumpuh".

Perdana Menteri Inggris David Cameron juga mendesak PBB untuk melakukan aksi terhadap Suriah.

Prancis, Inggris dan AS meminta agar menjatuhkan sanksi yang tegas kepada Presiden Bashar al-Assad, tetapi Rusia dan Cina mendukung pemerintah Suriah.

Clinton mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB harus mengakhiri kekerasan dan mendesak anggotanya untuk "mencoba sekali lagi mencari jalan keluar".

Cameron juga mendesak PBB untuk melakukan aksi, dan dalam Sidang Umum bahwa bukti-bukti terakhir kejahatan terhadap anak-anak di Suriah "dapat memberikan reputasi buruk tehadap PBB".

Dia juga mengkritik negara-negara yang membiarkan persoalan ini.

Lima anggota permanen Dewan Keamanan PBB, yang memiliki hak veto, sejauh ini belum mencapai kesepakatan mengenai langkah aksi yang dilakukan berkaitan dengan konflik di Suriah, yang diklaim telah memakan korban 27.000 dalam 18 bulan terakhir.

Kekerasan berlanjut

Suriah

Menlu AS Hillary Clinton mendesak agar PBB melakukan aksi di Suriah.

Sementara itu kekerasan terus terjadi di Suriah, serangan bom bunuh diri terjadi di sebuah kantor pusat militer di Damaskus pada Rabu pagi.

Serangan terhadap markas staf militer Suriah pada Rabu pagi, menewaskan empat aparat militer, menurut pejabat Suriah.

Peristiwa itu terjadi dekat salah satu wilayah tersibuk di ibukota, Umayyad Square, yang didominasi oleh bangunan milik pemerintah.

Kameramen BBC Phil Goodwin yang berada di dekat hotel ketika serangan terjadi, melaporkan bahwa ledakan menyebabkan asap yang tinggi.

"Ledakan pertama terjadi di gedung tempat saya berada dan menyebabkan asap membumbung ke langit," kata dia.

Tentara Pemberontakan Pembebasan Suriah dan sebuah kelompok Islam Ansar al-Islam keduanya menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Cuplikan gambar yang ditayangkan televisi pemerintah menunjukan adanya sebuah minibus berjalan lambat sebelum terjadi ledakan di kantor pusat militer.

Setelah ledakan bom, baku tembak terjadi di wilayah kota selama beberapa jam, yang melibatkan pemberontak dan tentara di markas mereka.

Selain ledakan bom Rabu pagi, Ansar al-Islam juga mengatakan berada dibalik serangan terhadap sekolah pada Selasa yang disebutkan digunakan oleh pasukan keamanan dan milisi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.