Perseteruan Jepang-Cina berlanjut di PBB

Terbaru  28 September 2012 - 13:05 WIB

Menlu Cina Yang Jiechi sebut Jepang mencuri Diaoyu di Sidang Umum PBB.

Perang kata-kata terkait persengketaan kepulauan antara Jepang dan Cina berlanjut di PBB.

Dalam sebuah pidato, Menteri Luar Negeri Cina menuduh Jepang mencuri kepulauan yang terletak di Laut Cina Timur tersebut.

Sebelumnya pada Rabu (26/09) Perdana Menteri Jepang menyatakan kepulauan tersebut sebagai ''bagian yang melekat'' dengan wilayah Jepang.

Kepulauan, yang disebut Senkaku oleh Jepang dan Cina menamakannya Diaoyu, juga diklaim oleh Taiwan.

Awal bulan ini, kebijakan pemerintah Jepang membeli kepulauan dari pemilik swasta asal Jepang memicu ketegangan di kawasan tersebut.

Ketegangan yang menyebabkan sebuah upacara untuk merayakan kerjasama Sino-Jepang dibatalkan dan serangkaian bisnis Jepang terhenti beberapa saat di sejumlah kota di Cina akibat aksi protes anti-Jepang.

Ketegangan juga terjadi di perairan kepulauan yang disengketakan, dimana kapal pengawas dan nelayan dari Jepang, Cina dan Taiwan berlayar di kawasan tersebut.

'Posisi dasar'

Menteri Luar Negeri Cina Yang Jiechi memberikan pernyataan saat dia memberikan pidato di Sidang Umum PBB.

"Kebijakan yang diambil oleh Jepang adalah sepenuhnya ilegal dan cacat,'' katanya.

''Mereka tidak bisa mengubah fakta bahwa Jepang mencuri Diaoyu dan kepulauan sekitarnya dari Cina, dan fakta bahwa Cina memiliki kedaulatan teritorial di kepulauan tersebut,'' katanya.

Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda kepada wartawan di PBB sebelumnya mengatakan bahwa tidak ada isu yang dibahas.

"Ini sangat jelas dan tidak ada isu teritorial semacam itu,'' katanya. ''Oleh karena itu tidak ada kompromi yang bisa membuat mundur dari posisi dasar saat ini.''

Dalam sebuah pertemuan dengan Yang, Kamis (27/09), Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton meminta kedua pihak berdialog dan berupaya untuk mengurangi tensi.

Menteri luar negeri Jepang dan Cina sebelumnya telah menggelar pertemuan awal pekan ini yang digambarkan berlangsung ''keras''.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.