AS kurangi staf kedubes di Libia

Terbaru  28 September 2012 - 09:42 WIB
Chistopher Stevens

Dubes AS untuk Libia Chistopher Stevens tewas 11 September lalu.

Amerika Serikat untuk sementara mengurangi stafnya dari kantor kedutaan besar di ibukota Libia, seperti disampaikan oleh kementerian luar negeri.

Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri AS, penarikan staf dari Tripoli karena alasan keamanan.

Duta besar AS untuk Libia tewas oleh serangan di Benghazi pada 11 September lalu.

Serangan terhadap kantor konsulat AS di Benghazi itu terjadi menyusul protes yang dipicu oleh video amatir buata AS yang menghina Islam.

Protes terhadap film itu, umumnya digelar pada Jumat, telah meluas kesejumlah negara muslim.

Sebuah pernyataan di situs kedutaan besar AS di Tripoli, memperingatkan bahwa demonstrasi kemungkinan akan terjadi di ibukota dan Benghazi pada Jumat.

"Penarikan staf karena alasan keamanan merupakan sementara," dalam pernyataan resmi kementerian luar negeri di New York.

"Kami akan meninjau sikap kami lagi pada pekan depan dengan tujuan mengembalikan staf secepat mungkin jika kondisi memungkinkan."

Tidak dijelaskan berapa banyak staf yang akan ditarik dari Tripoli.

Penyelidikan

Dubes AS Christopher Stevens dan tiga warga Amerika lainnya tewas dalam serangan di Benghazi, yang menargetkan kantor konsulat AS di kota itu pada 11 September lalu.

Stevens tewas karena terlalu banyak menghirup asap ketika terjebak sendirian di dalam bangunan kantor konsulat yang terbakar, setelah diserang oleh militan.

Diplomat lain, Sean Smith dan dua petugas keamanan AS juga tewas dalam peristiwa tersebut.

"Itu merupakan sebuah serangan teroris," kata Menteri Pertahanan Leon Panetta pada Kamis ( 27/9).

"Seperti yang kami temukan rincian kenapa dan bagaimana serangan terjadi... menjadi sangat jelas bahwa teroris yang merencanakan serangan, dan itu yang membuat saya sampai pada kesimpulan ini," jelas dia.

Panetta menyampaikan komentar sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton melihat adanya kaitan antara serangan di Benghazi dengan militan yang berkaitan dengan kelompok Al Qaeda in the Islamic Maghreb.

Bagaimanapun, Panetta mengatakan penyelidikan masih dilakukan terhadap kelompok yang menjadi otak serangan.

Perdana Menteri Libia terpilih Mustafa Abushagur telah mengatakan bahwa penyelidikan masih dilakukan tetapi belum secara resmi dalam mengidentifikasi kelompok mana yang tertanggung jawab atas kematian dubes dan warga As itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.