Tahanan termuda di Guantanamo dipulangkan ke Kanada

Terbaru  29 September 2012 - 23:17 WIB
Sketsa Omar Khadr

Omar Khadr mengaku bersalah sehingga hukumannya dikurangi dari 40 tahun menjadi delapan tahun.

Tahanan termuda di penjara Teluk Guantanamo sudah dipulangkan ke negara asalnya, Kanada.

Omar Khadr ditahan sejak tahun 2002 ketika masih berusia 15 tahun karena bersalah membunuh seorang tentara Amerika Serikat di Afghanistan.

Dia dibawa dengan pesawat militer ke Kanada, Sabtu (29 September) pagi waktu setempat dan mendarat di pangkalan udara di Trenton, Provinsi Ontario.

Warga negara Barat yang terakhir ditahan di Guantanamo itu masih harus menjalani hukuman delapan tahun penjara.

Menteri Keamanan Umum Kanada, Vic Toews, mengatakan Khadr akan meneruskan hukuman dalam penjara dengan keamanan khusus di Milhaven.

"Omar Khadr dikenal sebagai pendukung jaringan teroris al-Qaeda dan merupakan terpidana teroris," tutur Toews dalam konferensi pers.

Dakwaan kejahatan perang

Sekilas Abdul Khadr

1986: Lahir di Toronto dalam keluarga militan

2002: Khadr ditangkap dalam pertarungan antara tentara Amerika Serikat dan Afghanistan melawan sekelompok kecil militan Islam.

2007: Didakwa dengan pembunuhan, konspirasi, memberi dukungan kepada terorisme, dan mata-mata.

2008: Video memperlihatkan Khadr diinterogasi oleh pejabat Kanada dan dia mengeluh tidak mendapat akses untuk pengobatan yang layak.

2010: Dihukum 40 tahun penjara dan mengaku bersalah sehingga dikurangi menjadi delapan tahun.

2012: Kembali ke Kanada.

Toews menambahkan bahwa masa depan Khadr akan ditentukan oleh Badan Pengampunan yang independen sesuai dengan undang-undang Kanada.

Khadr diganjar hukuman penjara 40 tahun oleh pengadilan militer Amerika Serikat di Teluk Guantanamo pada tahun 2010.

Dakwaan yang diajukan kepadanya adalah kejahatan perang dengan rincian antara lain pembunuhan dengan melanggar hukum perang, konspirasi, memberikan materi dukungan untuk terorisme, dan melakukan kegiatan mata-mata.

Namun dia mengaku bersalah sehingga mendapat keringanan hukuman delapan tahun dan bulan Oktober tahun lalu disepakati kalau hukuman itu akan dijalani di Kanada.

Kanada menolak untuk melakukan campur tangan atas pengadilan Khadr di Guantanamo walau pengadilan federal di ibukota Ottawa menyatakan bahwa hak-haknya dilanggar setelah dia mengaku tidak mendapat pengobatan yang layak saat diinterogasi oleh pejabat Kanada menginterogasi Guantanamo.

Ayahnya tewas di Pakistan

"Omar Khadr dikenal sebagai pendukung jaringan teroris al-Qaeda dan merupakan terpindana teroris."

Vic Toews

Sebagian warga warga Kanada mendesak agar pria yang kini berusia 26 tahun itu dipulangkan ke Kanada walau tak sedikit pula yang menentang kepulangannya karena menganggap dia dan beberapa anggota keluarganya sebagai potensi ancaman atas keamanan Kanada.

Ayah Omar Khadr -yang merupakan teman mendiang Osama bin Laden- membawa beberapa anggota keluarganya ke Peshawar, Pakistan, untuk mendukung kelompok mujahidin Afghanistan dalam perang melawan pendudukan Uni Soviet.

Dia kemudian meninggal dalam pertarungan dengan pasukan Pakistan di perbatasan Afghanistan pada tahun 2003 sementara salah seorang saudara Omar menderita lumpuh dari pinggang ke bawah karena terluka dalam pertarungan yang sama.

Seorang lagi anggota keluarga Khadr baru saja dibebaskan dari penjara di Toronto setelah berhasil melawan upaya ekstradisi ke Amerika Serikat karena dakwaan terorisme.

Ibunya, Maha, dan seorang saudara perempuannya, Zaynab, dikenal di Kanada karena pandangannya yang esktrim.

Sebanyak 166 tahanan masih tetap mendekam di Teluk Guantanamo.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.