Penentang dan pendukung Presiden Mesir bentrok

Terbaru  12 Oktober 2012 - 22:11 WIB
Protes di Kairo

Puluhan orang menderita luka-luka dalam bentrokan di Lapangan Tahrir dan sekitarnya.

Kelompok pendukung dan penentang Presiden Mesir Muhammad Mursi bentrok di Lapangan Tahrir, Kairo, yang merupakan kekerasan terburuk sejak Presiden Mursi menjabat.

Sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka dalam bentrokan, Jumat, 12 Oktober.

Para pendukung Presiden Mursi, sebagian besar dari organisasi Ikhwanul Muslimin, mengadakan unjuk rasa untuk menentang pembebasan sejumlah mantan pejabat di era pemerintahan Presiden Husni Mubarak.

Mereka juga mendesak agar Jaksa Agung Abdel Meguid Mahmud segera melepaskan jabatan.

Sementara itu kelompok lain, koalisi kelompok-kelompok liberal dan sekuler, juga menggelar unjuk rasa untuk memprotes dominasi kelompok Islam di sebuah badan yang merancang konstitusi baru dan untuk memprotes kinerja Presiden Muhammad Mursi sejauh ini.

Menurut beberapa saksi mata, pendukung Ikhwanul Muslimin merusak podium yang digunakan oleh kelompok anti-Mursi.

Bentrokan dilaporkan terjadi di beberapa sudut ibukota Kairo.

Presiden Mursi memecat Jaksa Agung Abdel Meguid Mahmud pada Kamis (11/12) tetapi sampai hari Jumat ini jaksa agung menegaskan dia tidak akan mundur.

Berdasarkan undang-undang, kata Mahmud, lembaga yudisial tidak bisa dipecat oleh eksekutif.

Para penentang Presiden Mursi kini meliputi beberapa hakim berpengaruh yang dibuat marah oleh presiden karena dia berusaha memecat jaksa agung setelah pembebasan 24 mantan pejabat era Husni Mubarak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.