Ledakan di Nigeria, 10 orang tewas

Terbaru  16 Oktober 2012 - 13:09 WIB
Maiduguri, Nigeria

Kekerasan sering terjadi di Maiduguri, Nigeria yang dilaporkan dilakukan oleh Boko Haram

Ledakan besar dan serangan tembakan terjadi di Kota Maiduguri di Nigeria, wilayah ini sering terjadi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Islam militan Boko Haram.

Rincian peristiwa belum diketahui dengan jelas, tetapi laporan menyebutkan 10 orang tewas, termasuk sejumlah tentara.

Sebuah sekolah dasar dan menara radio dilaporkan terbakar.

Sebelumnya pada bulan ini, saksi mata mengatakan tentara menembak sekitar 30 orang warga sipil, setelah serangan bom terhadap patroli tentara di Maiduguri.

Dalam peristiwa terakhir, laporan menyebutkan bahwa tentara menutup jalanan di pusat kota setelah serangan dimulai pada Senin (15/10) sore dan berlanjut pada malam hari.

Saksi mata menyebutkan bahwa pada Senin pagi, seorang laki-laki bersenjata menembak seorang petugas lalu lintas di kota yang dekat dengan pos pemeriksaan militer.

Dalam serangan yang terjadi pada awal bulan ini, tentara di Maiduguri dilaporkan menembak ke jalanan yang penuh dengan orang setelah setelah serangan bom yang menewaskan personil militer.

Toko-toko dan rumah juga terkena api, seperti disampaikan saksi mata.

Tentara membantah telah membunuh warga sipil meskipun koresponden BBC mengatakan penjelasan itu sangat jauh berbeda dengan fakta yang terjadi.

Sejumlah serangan di Nigeria bagian tengah dan selatan disebutkan dilakukan oleh Boko Haram, yang menewaskan sekitar 1.400 orang sejak 2010.

Sekte itu ingin menerapkan Hukum Syariah di negara tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.