Malala mulai bisa menulis dan berdiri

Terbaru  20 Oktober 2012 - 11:00 WIB

Malala Yousufzai dilaporkan mulai bisa menulis dan berdiri.

Tim dokter di rumah sakit di Birmingham, Inggris menyatakan gadis asal Pakistan yang ditembak Taliban, Malala Yousafzai, 14 tahun, mulai bisa menulis dan berdiri dengan bantuan.

Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham juga merilis foto-foto perkembangan terakhir Malala, yang memperlihatkannya tengah terbaring di ranjang rumah sakit dengan mata terbuka.

Ini adalah foto-foto pertamanya sejak dia diterbangkan dari Pakistan ke Inggris untuk dirawat di rumah sakit tersebut, Senin lalu.

Laporan terakhir yang menyebut Malala mulai bisa menulis dan berjalan dengan bantuan ini merupakan perkembangan positif sejak dia ditembak oleh simpatisan Taliban.

Namun demikian, seperti dilaporkan kantor berita AP, tim dokter mengatakan Malala terindikasi mengalami infeksi sehingga membutuhkan pemulihan lebih lanjut yang membutuhkan waktu.

"Untuk pertama kalinya saya melihat dia mulai bisa berdiri meski dengan bantuan."

Dr David Rosser, Direktur medis rumah sakit Queen Elizabeth, Birmingham, Inggris.

Direktur medis rumah sakit Dr David Rosser pada Jumat (19/10) waktu setempat, mengatakan, "Untuk pertama kalinya saya melihat dia mulai bisa berdiri meski dengan bantuan." Queen

Menurutnya, Malala tidak keberatan kondisi kesehatannya serta foto-fotonya dipublikasikan ke masyarakat. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak di dunia yang memberikan dukungan kepadanya pada hari-hari sulit ketika dia ditembak di Pakistan.

David Rosser membenarkan bahwa luka pada bekas tembakan di kepala Malala terindikasi mengalami infeksi.

Pada salah-satu foto yang dirilis rumah sakit memperlihatkan adanya memar di bawah mata kiri Malala.

Dalam foto itu, dia terlihat terbaring di ranjang rumah sakit dengan mengapit boneka.

'Mukjizat'

Dukungan dunia terhadap pemulihan Malala terus mengalir semenjak dia ditembak simpatisan Taliban.

Putri mantan pemimpin Pakistan Benazir Bhutto, Bakhtawar Bhutto Zardari, menggambarkan kemajuan kesehatan Malala sebagai hal yang menakjubkan.

"Mujizat hari ini, Malala bisa berdiri," katanya dalam komentarnya di tweeter-nya.

Wartawan dan penulis Kanada Irshad Manji juga merayakan kemajuan kesehatan gadis asal Pakistan dalam mikroblognya: "Wahai dunia, dengarkan, ada keajaiban pada sosok Malala..."

Malala Yousafzai diterbangkan dari Pakistan dengan ambulance udara United Arab Emirates, hampir sepekan setelah dia dan dua anak perempuan teman sekolahnya diserang dalam perjalanan ke rumah dari sekolah di Mingora di lembah Swat.

"Mujizat hari ini, Malala bisa berdiri."

Putri mantan pemimpin Pakistan Benazir Bhutto, Bakhtawar Bhutto Zardari

Dia dikenal sebagai juru kampanye bagi pendidikan anak perempuan di Pakistan, setelah menulis catatan harian untuk BBC Urdu, mengenai kehidupan di bawah kekuasaan Taliban, yang melarang seluruh anak perempuan untuk sekolah.

Pria bersenjata yang berada di mobil van, yang menanyakan namanya ketika Malala dalam perjalanan.

Sebelumnya operasi terhadap Malala dilakukan di kota Peshawar untuk mengangkat peluru yang bersarang di kepalanya, dan kemudian dia dipindahkan ke rumah sakit di Rawalpindi untuk mendapatkan perawatan dari para dokter spesialis.

Pejabat Pakistan sebelumnya bersikeras bahwa Malala dapat dirawat di negaranya, tetapi pernyataan militer menyebutkan bahwa sebuah panel dokter telah merekomendasikan dia harus dipindahkan ke pusat kesehatan di Inggris yang memiliki peralatan untuk merawat anak-anak yang mengalami luka berat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.