Tiga militan Palestina tewas dalam serangan udara Israel

Terbaru  24 Oktober 2012 - 15:59 WIB
Rumah yang rusak di Gaza akibat serangan udara Israel.

Sebuah rumah yang rusak di Israel akibat serangan roket yang berasal dari Gaza.

Serangan udara Israel ke Jalur Gaza menewaskan tiga militan Palestina dan melukai sejumlah warga, Rabu 24 Oktober.

Israel mengatakan serangan itu untuk menghentikan para militan yang merencanakan penembakkan roket ke kawasan Israel.

Sebuah pernyataan dari Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan bahwa korban yang tewas dalam serangan udara itu adalah anggota dari sayap militer Ezzedine al-Qassam Brigades.

Sebuah rumah rusak di Gaza akibat serangan udara Israel yang menurut pihak militer diarahkan kepada dua kelompok yang ingin menembakkan roket Israel.

Sedikitnya sudah 50 roket yang ditembakkan dari Gaza -enam diantaranya pada Rabu subuh- mendarat di Israel. Serangan roket tersebut melukai sejumlah pekerja asing termasuk tiga korban yang cedera serius.

"Tentara Israel akan menanggapinya dengan cara yang tepat dan dalam waktu yang tepat."

Ehud Barak

Sekolah-sekolah di kedua wilayah yang dekat dengan perbatasan sudah ditutup karena kekhawatiran akan serangan lebih lanjut.

Peningkatan kekerasan

Serangan udara Israel ini berlangsung hanya sehari setelah Emir Qatar berkunjung ke Jalur Gaza, yang merupakan kunjungan kepala negara pertama sejak Hamas berkuasa di sana lima tahun lalu.

Kunjungan Sheik Hamad bin Khalifa Al Thani disambut meriah oleh warga Gaza dan dalam kunjungan itu dia menjanjikan tambahan bantuan sehingga total mencapai sekitar US$ 400 juta.

Dalam beberapa pekan ini terjadi peningkatan serangan antara militer Israel dengan kelompok militan di Gaza.

Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, mengatakan kepada Radio Tentara Israel bahwa negaranya tidak akan menyerah kepada serangan dari Gaza.

"Tentara Israel akan menanggapinya dengan cara yang tepat dan dalam waktu yang tepat," tuturnya.

Perbatasan Israel dengan Gaza relatif tenang sejak serangan besar Israel empat tahun lalu, walau belakangan ini meningkat secara sporadis.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.