Kebakaran di Bangladesh, 11 tewas

Terbaru  18 November 2012 - 14:48 WIB
fire_slum_bangladesh

Ratusan keluarga terpaksa harus kehilangan tempat tinggalnya akibat kebakaran kali ini.

Setidaknya sebelas orang meninggal saat kebakaran terjadi di pemukiman kumuh yang terletak tidak jauh dari kota Dhaka, Bangladesh pada hari Minggu (18/11).

Laporan menyebutkan kebakaran mulai muncul pada pagi hari dan menghancurkan lebih dari 500 rumah yang terletak di kawasan padat penduduk ini.

"Korban tewas terdiri dari lima orang perempuan dan enam orang yang masih berusia anak-anak. Mereka semuanya tewas terbakar," kata Kepala Polisi setempat, Rafiqul Islam kepada kantor berita AFP dari lokasi kejadian.

Polisi mengatakan masih menyelidiki penyebab munculnya api yang melalap bangunan di pemukiman tersebut.

Laporan sementara menyebutkan penyebab munculnya api kemungkinan akibat puntung rokok dan obat nyamuk bakar yang mengenai barang mudah terbakar di kawasan itu.

Wartawan BBC di Dhaka, Anbarasan Ethirajan mengatakan api menyebar dengan cepat di lokasi padat yang dipenuhi bangunan berbahan plastik bekas, bambu dan lempengan kaleng.

Bukan pertama

Polisi mengatakan saat ini kebakaran telah berhasil ditangani oleh petugas yang dibantu warga setempat.

"Pemadam kebakaran dan warga setempat telah mengendalikan kebakaran. Puluhan orang mengalami luka serius akibat peristiwa ini," kata Islam.

Kawasan pemukiman kumuh ini merupakan tempat tinggal warga Bangladesh yang umumnya bekerja sebagai buruh dan penarik becak, akibat kebakaran yang terjadi pagi ini banyak diantara mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal.

Kebakaran di kawasan padat seperti ini bukanlah yang pertama terjadi Bangladesh, pada Juni tahun 2010 lalu kebakaran serupa juga melanda salah satu kawasan pemukiman padat di Dhaka.

Saat itu kebakaran melalap enam bangunan dan menewaskan 120 orang yang berada di sekitar lokasi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.