Pemberontak Kongo didesak hentikan perang

Terbaru  24 November 2012 - 23:35 WIB
Kongo

Kelompok pemberontak Kongo juga diminta untuk meninggalkan kota Goma.

Pertemuan puncak empat kepala negara Afrika mendesak pemberontak di Republik Demokratik Kongo untuk menghentikan perang.

Para pemimpin Afrika yang bertemu di ibukota Uganda, Kampala, juga meminta agar M23 meninggalkan kota Goma di Kongo timur, yang mereka rebut pada hari Selasa 20 November.

Pada saat bersamaan Presiden RD Kongo, Joseph Kabila, diminta agar mendengar keluhan para pemberontak.

Pertemuan dihadiri oleh presiden Uganda, Kenya, Tanzania, dan RD Kongo sedangkan Presiden Rwanda, Paul Kagame, tidak hadir dan diwakilli oleh menteri luar negeri.

Uganda dan Rwanda dituduh mendukung kelompok pemberontak M23 namun kedua negara membantah tegas tuduhan tersebut.

Masalah kemanusiaan

PBB sudah mengungkapkan kekhawatiran atas masalah kemanusiaan yang diakibatkan oleh konflik ini.

Diperkirakan sekitar 500.000 orang terpaksa mengungsi sejak kelompok M23 memulai perlawanan bulan April 2012.

Sementara UNICEF meyatakan ratusan anak-anak terpisah dari orang tuanya dan ada risiko para anak akan direkrut oleh kelompok bersenjata.

Kelompok pemberontak M23 didirikan oleh para tentara yang desersi karena tidak mendapat posisi yang dijanjikan berdasarkan kesepakatan 2009.

Mereka awalnya bersedia untuk bergabung dengan tentara pemerintah Kongo sebelum melakukan desersi dan menggunakan nama M23, yang diambil dari perjanjian dengan pemerintah tahun 2009.

Hampir semua anggota M23 berasal dari suku Tutsi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.