Kebakaran di Bangladesh sebabkan 112 tewas

Terbaru  25 November 2012 - 15:47 WIB
Bangladesh

Petugas pemadam kebakaran mengatakan gedung yang terbakar tidak memiliki pintu keluar darurat.

Kebakaran pabrik pakaian di Bangladesh yang terjadi pada Sabtu (24/11) malam telah mengakibatkan lebih dari seratus orang tewas.

Korban tewas selain dikarenakan luka bakar juga karena banyak pekerja yang nekat melompat dari gedung pabrik berlantai sembilan tersebut.

Petugas masih belum mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada pabrik milik Tazreen Fashion di distrik Ashulia, kota Dhaka ini.

Namun penyelidikan awal menyebutkan kebakaran bermula dari api yang membakar gudang penyimpanan di lantai bawah pabrik tersebut.

Petugas menduga kebakaran di pabrik tersebut akibat hubungan arus pendek yang kemudian menimbulkan percikan api.

Semula petugas mengatakan ada delapan orang yang tewas akibat kebakaran ini namun belakangan jumlah itu bertambah setelah mereka berhasil memasuki pabrik pada hari Minggu (25/11) pagi.

"Kami melakukan pencarian lagi pada pagi hari dan menemukan korban tewas di sejumlah lantai pabrik tersebut," kata Brigadir Jenderal, Abu Nayeem Mohammad Shaidullah kepada kantor berita AFP.

Laporan terakhir mengatakan ada 112 korban tewas yang berhasil ditemukan oleh petugas pemadam kebakaran.

Standar kurang

Petugas mengatakan banyak korban terjebak ddi dalam gedung karena tiga tangga yang ada rubuh dilalap api sementara pintu darurat juga tidak tersedia.

"Jika setidaknya ada satu saja pintu keluar darurat yang berfungsi maka jumlah korban bisa jadi akan lebih sedikit," kata seorang petugas pemadam kebakaran, Mohammad Mahbub kepada Associated Press.

"ika setidaknya ada satu saja pintu keluar darurat yang berfungsi maka jumlah korban bisa jadi akan lebih sedikit,"

Mohammad Mahbub

Pemerintah telah mengerahkan polisi dan tentara untuk mengendalikan situasi di wilayah tersebut.

Ribuan anggota keluarga pekerja pabrik juga telah berkumpul tidak jauh dari lokasi kejadian menunggu kepastian kabar saudara mereka.

Peristiwa kebakaran di pabrik seperti ini meruapakan hal yang kerap terjadi.

Banyaknya korban yang jatuh dalam peristiwa kebakaran seperti ini lebih disebabkan karena kurangnya standar keamanan, sistem pengaturan kabel yang tidak baik serta jumlah pekerja yang melebihi kapasitas gedung.

Saat ini ada sekitar 4500 pabrik di Bangladesh yang memperkerjakan lebih dari dua juta orang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.