Insiden Benghazi: Diplomat AS Susan Rice mengaku 'lalai'

Terbaru  28 November 2012 - 08:42 WIB
john mccain

Senator John McCain melontarkan kritik tajam terhadap Susan Rice

Seorang diplomat AS yang diprediksi akan menjadi pengganti Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengaku telah memberikan informasi yang tidak akurat setelah serangan pada konsulat Amerika di Libia September lalu.

Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice mengatakan tidak ada niat untuk menyesatkan publik namun Partai Republik meragukan pernyataan itu.

Pasca pertemuan dengan Rice hari Selasa, para senator Republik mengatakan mereka merasa gusar.

Rice mengatakan bahwa pernyataan resminya bahwa serangan Benghazi tampaknya dipicu oleh sebuah protes merupakan sebuah kesalahan.

Serangan 11 September pada konsulat AS itu memicu perdebatan politik mengenai siapa yang mengetahui informasi apa dan kapan.

Beberapa hari setelah insiden itu, Rice, 48, mengatakan dalam serangkaian wawancara TV bahwa serangan tersebut kelihatannya merupakan puncak dari protes terhadap sebuah film anti Islam.

'Gusar'

Laporan intelijen di kemudian hari menunjukkan serangan tersebut kemungkinan terkait dengan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

"Kami sangat gusar oleh banyak jawaban yang kami terima dan yang tidak kami terima"

Senator Arizona John McCain

Hari Selasa, Senator John McCain, Lindsey Graham dan Kelly Ayotte melakukan pertemuan tertutup dengan Rice dan direktur sementara lembaga intelijen CIA Michael Morell untuk membahas serangan itu.

Pasca pertemuan di Capitol Hill, Rice mengatakan, "Poin-poin pembicaraan yang diberikan oleh komunitas intelijen dan dasar-dasar penilaiannya, tidak akurat karena tidak ada protes atau demonstrasi di Benghazi.

"Meski kami mengharapkan bahwa kami mendapat informasi yang sempurna hanya beberapa hari setelah serangan teroris, karena umumnya penilaian intelijen telah berkembang."

Tetapi para politisi Republik mengatakan banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Senator McCain mengatakan, "Kami sangat gusar oleh banyak jawaban yang kami terima dan yang tidak kami terima terkait bukti-bukti serangan."

Senator Graham mengatakan ia "sekarang jauh lebih gusar dari sebelumnya", dan menambahkan ia "pasti" berusaha memblokir pencalonan Rice sebagai menteri luar negeri.

Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan pada hari Selasa tidak ada "pertanyaan yang tidak terjawab" dalam respon Rice terhadap insiden Benghazi, dan menuduh Republik terobsesi.

Republik menuntut komite gabungan menyelidiki serangan yang menewaskan empat warga AS, termasuk Duta Besar Christopher Stevens.

Menteri Luar Negeri Clinton tidak akan melanjutkan tugasnya di masa jabatan kedua Presiden Barack Obama. Pemerintahan Obama akan membutuhkan dukungan Senat untuk pencalonan pengganti Clinton.

Setelah memenangi pemilu November lalu, Obama gigih membela Rice dan menyebut kritik Partai Republik terhadap diplomat itu "keterlaluan."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.