BP dilarang untuk melakukan kontrak baru dengan AS

Terbaru  29 November 2012 - 07:49 WIB
oil spill

Ledakan kilang minyak BP di Teluk Meksiko pada tahun 2011 menyebabkan tumpahan minyak terburuk dalam sejarah.

Perusahaan minyal asal Inggris British Petroleum, BP, untuk sementara waktu dilarang untuk melakukan kontrak baru dengan pemerintah Amerika Serikat.

Badan Perlindungan Lingkungan, EPA, mengatakan keputusan ini dijatuhkan dengan alasan ''kurangnya integritas bisnis'' BP dalam penanganan insiden tumpahan minyak di Teluk Meksiko.

Tidak jelas seberapa lama larangan ini berlaku. Sebelumnya BP juga harus membayar rekor denda terbesar akibat insiden tersebut.

BP sendiri menyatakan pihaknya telah mengeluarkan dana sekitar US$14 miliar dalam penanganan tumpahan minyak.

''Larangan sementara akan mencegah BP dan afiliasi perusahaannya untuk mendapatkan kontrak-kontrak pemerintah federal yang baru, hibah atau transaksi lain yang tertutup sampai perusahaan dapat memberikan bukti yang cukup untuk menunjukkan kepada EPA bahwa mereka memenuhi standar bisnis federal,'' demikian isi pernyataan EPA.

"Larangan sementara merupakan merupakan praktek standar saat sebuah pertanyaan tanggung jawab mengemuka akibat sebuah tindakan kriminal.''

'Selesaikan dan cabut' larangan

Insiden tumpahan minyak Teluk Meksiko

  • 20 April 2010: Ledakan pengeboran minyak Deepwater Horizon, menewaskan 11 orang. Bor terbakar selama 36 jam sebelum akhirnya tenggelam ke dasar laut.
  • 30 Mei: Tumpahan minyak sampai ke pantai Louisiana, dan AS mulai melakukan penyelidikan kriminal.
  • 16 Juni: BP sepakat mengeluarkan dana US$20 miliar untuk membayar klaim dari nelayan dan bisnis lainya yang terganggu akibat tumpahan minyak.
  • 1 Juli: Tumpahan minyak mencapai lebih dari 140 juta galon, terburuk dalam sejarah tumpahan minyak.
  • 8 Sept: Dalam sebuah laporan setebal 193 halaman BP menuduh kontraktor sumur Halliburton dan pemilik bor Transocean bertanggung jawab atas insiden. Keduanya membantah.
  • 19 Sept: BP berhasil menutup bocoran
  • 15 Des: AS resmi ajukan tuntutan hukum kepada BP dan rekannya.
  • 12 Jan 2011: Laporan komisi pemerintah menyatakan penghematan BP menyebabkan bencana.
  • 2 Maret 2012:
    Beberapa hari sebelum sidang, BP dan pengacara penggugat capai kesepakatan penyelesaian.
  • 15 Nov: BP sepakat bayar US$4,5 miliar ke pemerintah AS, dua pejabat BP didakwa pembunuhan dan mantan kepala eksekutif didakwa berbohong.
  • 28 Nov: BP untuk sementara waktu dilarang dari kontrak AS.

Baik EPA dan BP menyatakan larangan sementara ini tidak akan mengganggu kesepakatan yang tengah berjalan antara BP dengan pemerintah AS.

BP menambahkan bahwa larangan sementara ini mungkin pada faktanya akan segera dicabut secepatnya.

''EPA telah menginformasikan kepada BP, bahwa saat ini tengah menyiapkan sebuah proposal kesepakatan administrasi, jika disetujui, maka secara efektif akan menyelesaikan dan mencabut larangan sementara ini,'' demikian kata BP dalam tanggapanya.

"Selama lima tahun terakhir, BP telah menginvestasikan lebih dari US$52 miliar di AS - lebih banyak dari perusahaan minyak dan gas lainnya, dan investasi yang lebih besar dari negara manapun BP beroperasi. Di luar dari investasi bisnis tersebut, BP hingga saat ini telah menghabiskan lebih dari US$14 miliar dalam respon operasional dan biaya pembersihan insiden tumpahan minyak.''

Sejak insiden tumpahan minyak di Deepwater Horizon, AS telah memberikan BP lebih dari 50 kontrak baru di Teluk Meksiko, dimana pengeboran berlangsung dengan aman sejak moratorium pemerintah dicabut.

Sekarang, BP akan dikecualikan dari sejumlah kontrak baru eksplorasi ladang di Teluk Meksiko, termasuk sekitar 20 juta meter persegi yang dilelang Rabu (28/11) kemarin.

Kontrak Pentagon

Amerika Serikat adalah penting bagi BP, dengan lebih dari 20% produk harian global, dan nilai investasi terbesar untuk proyek pembangunan energi AS sejak tahun 2007.

Perusahaan Inggris ini juga merupakan penyedia bahan bakar terbesar bagi Departemen Pertahanan AS, dengan nilai kontrak sekitar US$1,35 miliar di tahun 2011.

Kontrak BP dengan militer AS melonjak 33% selama setahun pada 2011, menurut data Bloomberg. Perusahaan ini mendapatkan kontrak bahan bakar dengan Pentagon pada Mei silam meski tengah menghadapi tuntutan hukum terkait bencana tumpahan minyak.

Insiden Deepwater Horizon - ledakan pengeboran minyak yang menewaskan 11 orang - menimbulkan tumpahan minyak terburuk dalam sejarah.

BP dinyatakan bersalah atas 14 dakwaan kriminal dalam kecelakaan tersebut.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.