Berlusconi akan calonkan diri kembali

Silvio Berlusconi
Image caption Silvio Berlusconi mengatakan dirinya telah diminta kembali jadi PM Italia.

Partai mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi memberikan indikasi kuat akan kembali mencalonkan diri pada tahun depan.

Partai Kebebasan Rakyat PDL membatalkan kepemimpinannya dalam koalisi dan seorang tokoh senior mengatakan Berlusconi akan kembali menjadi Perdana Menteri.

Sebelumnya pada Kamis (6/12) lalu, partai memilih abstain dalam pemungutan suara di parlemen.

Pemerintahan Perdana Menteri Mario Monti menang dalam pemilihan di parlemen, tetapi langkah itu menyebabkan Italia berada dalam ketidakpastian.

Berlusconi mundur pada 2011 menyusul masalah ekonomi di Italia dan terbukti bersalah atas penggelapan pajak pada Oktober tahun ini.

Sementara itu, Sekjen PDL Angelino Alfano yang dikutip oleh media Italia, mengatakan bahwa pria berusia 76 tahun ini akan kembali mencalonkan diri sebagai perdana menteri.

Rabu (5/12) lalu, Berlusconi mengatakan bahwa dia telah diminta untuk kembali ke politik.

Dia telah menjadi perdana menteri Italia selama tiga periode dan dipercaya telah membangun keuntungan pribadi dari kerajaan bisnisnya.

Reformasi ekonomi

Keputusan PDL untuk walk out dalam pemilihan dilihat sebagai upaya partai itu untuk memisahkan diri dari kebijakan pemerintah Monti, menyusul pemilu yang akan digelar pada Maret tahun depan.

Monti menggantikan Berlusconi sebagai perdana menteri setahun yang lalu, dan meluncurkan program perubahan yang bertujuan untuk mengatasi krisis ekonomi di Italia.

Presiden Giorgio Napolitano mengatakan dia ingin menghindarkan sebuah 'pergolakan' dalam pemerintahan teknokratik pemerintahan Monti.

Fabrizio Cicchitto, pemimpin sayap kanan PDL di parlemen mengatakan partai memilih abstain dalam pemungutan suara 'untuk menunjukan pandangan kritis terhadap kebijakan ekonomi".

Tetapi kemudian, dia mengindikasikan mereka tidak berupaya untuk menurunkan pemerintah.

Setelah persidangan Oktober lalu, Berlusconi mengatakan dia tidak akan kembali ke politik, tetapi tampaknya sikapnya berubah pada Rabu lalu.

"Saya telah diminta untuk kembali ke lapangan secepat mungkin," kata dia setelah pertemuan dengan pemimpin partai.

"Italia sekarang berada dipinggir jurang. Saya tidak dapat membiarkan ini," kata dia, dan mengklaim bahwa situasi saat ini "lebih buruk dibandingkan ketika dia menanggalkan jabatannya pada tahun lalu".