Karyawan Hyundai diculik di Nigeria

nigeria bayelsa map

Kelompok bersenjata di selatan Nigeria menculik empat warga asing dan dua warga Nigeria yang bekerja di perusahaan konstruksi Korea Selatan Hyundai.

Insiden itu terjadi "di tengah hutan" di pantai Atlantik negara bagian kaya minyak Bayelsa, kata pejabat polisi Fidelis Odunna.

"Polisi akan meningkatkan keamanan di perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan warga asing," kata dia.

Penculikan adalah hal yang kerap terjadi di Nigeria.

Bayelsa memiliki cadangan minyak mentah dan gas alam terbesar di Nigeria.

Odunna tidak menjelaskan kebangsaan keempat korban penculikan.

Namun sebagian besar pegawai non Nigeria yang bekerja di Hyundai adalah warga Korea Selatan, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Tebusan jutaan dollar

Seorang nelayan menjadi saksi penculikan itu.

"Kami sedang memancing di dekat Odioma Creek ketika kami melihat dua kapal dengan orang-orang bersenjata melepaskan tembakan ke udara dan menghentikan kapal penumpang yang mengantar pegawai Hyundai ke lapangan," kata nelayan tersebut pada kantor berita AFP.

Nigeria adalah salah satu negara dengan angka penculikan terbesar yang merupakan cara penjahat mendapat uang jutaan dollar setiap tahunnya.

Pegawai tambang minyak dan warga asing yang bekerja di wilayah selatan sering menjadi sasaran karena perusahaan-perusahaan akan membayar tebusan besar untuk memastikan pegawai mereka selamat.

Awal bulan ini, ibu kandung Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala diculik dari rumahnya.

Kamene Okonjo dibebaskan Jumat pekan lalu setelah diculik selama lima hari.

Sang menteri mengatakan para penculik menuntut pengunduran dirinya.

Berita terkait