Pemberontak Suriah rebut kota Halfaya

Halfaya
Image caption Warga Halfaya meninggalkan kota untuk menghindari pertempuran.

Pemberontak di Suriah dilaporkan memperluas daerah kekuasaan, di saat pertempuran dengan militer pemerintah makin intensif.

Kelompok pemberontak mengatakan pada hari Selasa (18/12) bahwa mereka berhasil menguasai kota Halfaya di Suriah tengah.

Mereka juga mengatakan menyerbu pangkalan Angkatan Darat di dekat Deera di Suriah selatan dan menyita sejumlah tank.

Pada saat yang hampir bersamaan, perdana menteri Suriah mengunjungi kota Aleppo di utara, yang setengahnya dikuasai pemberontak.

Wartawan BBC mengatakan kunjungan pejabat tinggi ke Aleppo ini ditujukan untuk menunjukkan kepada rakyat Suriah dan masyarakat internasional bahwa pemerintah Suriah masih ada.

Seruan PBB

Pertempuran di berbagai lokasi ini membuat banyak warga sipil mengungsi.

Pada hari Senin (17/12) pejabat bantuan kemanusiaan PBB, Valerie Amos, mendesak pemerintah Suriah mengizinkan PBB mengimpor bahan bakar untuk memperlancar pengiriman bantuan.

"Kelangkaan bahan bakar sangat mengganggu kelancaran bantuan kemanusiaan di Suriah," kata Amos saat memberikan penjelasan kepada para anggota Dewan Keamanan PBB terkait kunjungannya ke Suriah belum lama ini.

"PBB sedang dan akan terus membantu warga di Suriah yang memerlukan bantuan," katanya.

Amos juga meminta pemerintah Suriah mengizinkan lebih banyak petugas kemanusiaan PBB dan LSM-LSM internasional beroperasi di negara tersebut.

Berita terkait