Jenderal Schwarzkopf meninggal dunia

  • 28 Desember 2012
Jenderal Schwarzkopf
Jenderal Schwarzkopf memimpin pasukan dari lebih 30 negara di Perang Teluk pertama pada 1991.

Jenderal Amerika Serikat yang memimpin pasukan Amerika Serikat di Perang Teluk pertama, Norman Schwarzkopf, meninggal dunia pada usia 78 tahun.

Jenderal Schwarzkopf juga dikenal sebagai panglima pasukan dari lebih 30 negara yang diberi tugas mengakhiri pendudukan Irak di Kuwait pada 1991.

Selama Operasi Badai Gurun di Perang Teluk pertama, Jenderal Schwarzkopf memanfaatkan konferensi pers untuk menekan pemimpin Irak, Saddam Hussein.

Ia menyebut Saddam Hussein bukan ahli militer ulung.

Setelah Perang Teluk namanya meroket di panggung politik Amerika, meski ia selalu menegaskan tidak ingin menjadi orang nomor satu di negara tersebut.

Schwarzkopf menghabiskan masa pensiun di Tampa, Florida.

Pahlawan besar

Wartawan BBC, Ben Wright, mengatakan keberhasilan Schwarzkopf di medan tempur menjadikan dirinya sebagai salah satu jenderal modern paling berhasil, meski beberapa pihak kecewa dengan hasil kesepakatan di akhir Perang Teluk, yang membuat Saddam Hussein tetap berkuasa.

Ia mendapatkan bintang penghargaan atas jasa-jasanya dalam perang Vietnam.

Mantan presiden AS, George Bush senior, yang dirawat di rumah sakit dalam sebulan terakhir mengeluarkan pernyataan memuji Schwarzkopf, dengan menyebutnya sebaga salah salah satu pemimpin militer terhebat di generasinya.

Senator Republik yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden, John McCain, melalui Twitter menggambarkan Jenderal Schwarzkopf sebagai pahlawan besar Amerika.

"Kami berterima kasih atas jasa dan pengabdiannya," kata McCain.

Berita terkait