Abu korban pemerkosaan ditaburkan di Sungai Gangga

Aksi untuk korban pemerkosaan
Image caption Warga menggelar doa untuk korban pemerkosaan beramai-ramai di Delhi.

Abu korban pemerkosaan beramai-ramai di India, yang kasusnya memicu kemarahan nasional, telah ditaburkan di Sungai Gangga, sesuai dengan agama Hindu.

Mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun itu meninggal dunia di rumah sakit Singapura hari Sabtu (29/12), dua pekan setelah diperkosa dan dipukuli secara brutal di atas bus di Delhi.

Kasus ini membuat marah warga India di banyak kota.

Mereka berdemonstrasi berhari-hari menuntut para pelaku pemerkosaan dihukum berat dan mendesak pemerintah memberikan perlindungan yang lebih besar untuk kaum perempuan.

Ribuan orang menyalakan lilin dan menggelar doa untuk korban. Berbagai aksi ini masih berlanjut hingga hari Selasa (01/01).

Dakwaan pembunuhan

Pada hari Senin Angkatan Darat dan Angkatan Laut India membatalkan perayaan tahun baru.

Ketua Partai Kongres yang berkuasa, Sonia Gandhi, juga mengambil langkah serupa.

Sejumlah hotel di Delhi, yang biasanya menggelar pesta menyambut tahun baru, memilih tidak melaksanakan pesta karena kasus pemerkosaan ini.

Polisi India telah menangkap enam orang dan para tersangka didakwa melakukan penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan.

Aparat penegak hukum memanggil sekitar 30 saksi dan berkas dakwaan dilaporkan lebih dari 1.000 lembar.

Juru bicara polisi mengatakan kasus ini akan ditangani dengan cepat dan bila tersangka dinyatakan bersalah, mereka bisa dijatuhi hukuman mati.

Berita terkait