Malala dibolehkan tinggalkan rumah sakit

  • 4 Januari 2013
Malala
Image caption Malala menjalani perawatan lanjutan di Inggris setelah ditembak Taliban Oktober lalu.

Remaja Pakistan yang ditembak Taliban karena mengkampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan, Malala Yousufzai, telah diizinkan pulang dari rumah sakit di Inggris, tempat selama ini ia dirawat.

Tim dokter di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham mengatakan perawatan bisa dilanjutkan di rumah sementara, yang ia tempati di Inggris tengah.

"Malala adalah anak yang kuat dan selama ini telah mencatat kemajuan yang sangat menggembirakan," kata Dr Dave Rosser dari RS Queen Elizabeth, hari Jumat (04/01).

"Dan setelah berdiskusi dengan Malala dan tim dokter, kami memutuskan akan lebih baik bagi Malala bila ia menjalani perawatan lanjutan di rumah sehingga ia bisa lebih dekat dengan keluarganya," tambah Dr Rosser.

Dekat dengan keluarga

Malala, yang berusia 15 tahun, nantinya akan kembali dirawat di rumah sakit untuk menjalani operasi penyembuhan luka di kepalanya.

Ketika ditembak di Pakistan Oktober tahun lalu, peluru mengenai bagian di atas mata kiri, dan peluru bersarang di otaknya.

Dokter di Pakistan mengambil peluru ini sebelum ia diterbangkan ke Inggris.

Ia ditembak saat kembali pulang dari sekolah di distrik Swat di Pakistan barat laut.

Taliban mengatakan mereka menembak Malala karena kegiatan yang dilakukan remaja putri ini sama dengan mempromosikan sekularisme.

Serangan Taliban memicu kemarahan di Pakistan dan masyarakat internasional.

Berita terkait