Tentara India dan Pakistan terlibat baku tembak

Tentara India
Image caption Tentara India kerap terlibat pertikaian dengan Tentara Pakista di Kashmir.

Pasukan India dan Pakistan terlibat aksi baku tembak di garis perbatasan yang terletak di daerah yang tengah disengketakan, Kashmir pada hari Minggu (06/01).

Militer Pakistan mengatakan peristiwa tersebut berawal ketika pasukan India menyerang sebuah pos di kawasan Haji Pir, daerah Kashmir yang dikuasai oleh pemerintah Pakistan.

Serangan tersebut menurut mereka telah mengakibatkan seorang tentara Pakistan tewas sementara beberapa lainya mengalami luka-luka.

Sementara pihak India melalui juru bicara tentaranya mengatakan pasukan Pakistan telah lebih dulu melakukan tembakan provokasi ke arah pos penjagaan India di kawasan tersebut.

Kashmir merupakan daerah yang diklaim oleh kedua negara dan selama enam puluh tahun terakhir menjadi sumber persoalan bagi mereka.

Aksi tembak menembak pasukan kedua negara di Kashmir kerap terjadi namun jarang menimbulkan korban jiwa.

Senjata ringan

Ketegangan dan aksi tembak menembak yang melibatkan kedua pasukan di Kashmir menurut juru bicara militer Pakistan hingga saat ini masih berlangsung.

"Tentara Pakistan secara efektif merespon serangan pasukan India," katanya.

Sementara Juru Bicara Tentara India di Kashmir, Kolonel Brijesh Pandey kepada kantor berita Associated Press mengatakan serangan itu merupakan balasan atas tembakan provokasi yang dilakukan tentara Pakistan terhadap pos penjagaan India.

Pasukan Pakistan menurutnya dalam serangan itu menggunakan pelontar mortir dan senapan otomatis.

Dia juga mengatakan akibat serangan tentara Pakistan satu rumah warga sipil juga ikut hancur.

"Kami membals dengan menggunakan senjata ringan. Kami menyakini bahwa aksi mereka itu jelas merupakan upaya untuk membantu infiltrasi kelompok militan," kata Kolonel Pandey.

Sebelumnya kedua negara sempat menyepakati dilakukannya gencatan senjata di wilayah tersebut pada akhir tahun 2003 lalu.

Namun belakangan proses pembicaraan damai kedua negara terhenti pasca terjadinya serangan oleh kelompok militan asal Pakistan di Mumbai tahun 2008 lalu.

Perundingan damai kedua negara baru kembali berlangsung pada bulan Februari tahun 2012 kemarin.

Bulan lalu pemerintah kedua negara juga sepakat untuk memberikan kelonggaran terhadap pembatasan permintaan visa perjalanan kepada sejumlah sejumlah warga di kedua negara.

Berita terkait