Bahrain selidiki kebakaran penampungan

  • 12 Januari 2013
Pemadam di Bahrain
Image caption Seorang petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka ketika memadamkan api.

Pihak berwenang Bahrain melakukan penyelidikan kebakaran yang menewaskan sedikitnya 13 orang di tempat penampungan tenaga kerja migran.

Penyelidikan dipusatkan pada penyebab kebakaran yang terjadi Jumat (11/01) di distrik Makharka, Manama pusat.

Selain menewaskan sedikitnya 13 orang, kebakaran juga menyebabkan seorang petugas mengalami luka-luka dalam upaya penyelamatan.

Kantor berita resmi Bahrain BNA melaporkan penyelidik dari Kejaksaan Agung memimpin upaya itu.

Menurut BNA, kebakaran membuat atap gedung bertingkat tiga runtuh. Gedung digunakan untuk menampung pekerja asing.

Mohamed Ul Haq, yang tinggal di gedung itu, mengatakan gedung terdiri dari 28 kamar.

"Tiga kamar dihuni pekerja asal Pakistan dan sisanya dihuni pekerja dari Bangladesh. Ada dua orang dari kamar saya yang keluar tetapi empat orang lainnya masih di dalam kamar," kata Ul Haq.

Kondisi kerja

Pihak berwenang menyediakan kompleks-kompleks khusus bagi kaum pekerja migran di sejumlah negara Teluk.

Berdasarkan sensus tahun 2010, penduduk Bahrain hanya 1,3 juta jiwa dan lebih dari 50% di antaranya adalah warga asing.

Bahrain adalah salah satu negara penghasil minyak di Teluk yang tergantung pada pekerja asing.

Berbagai kelompok hak asasi manusia menyerukan perbaikan kondisi kerja bagi buruh migran di negara itu.

Berita terkait