Presiden Filipina diizinkan bawa senapan

  • 12 Januari 2013
Benigno Aquino
Image caption Presiden Benigno Aquino dilaporkan sebagai penggemar senjata api.

Presiden Filipina Benigno Aquino diizinkan tetap membawa senapan meskipun negara itu memberlakukan larangan membawa senjata api menjelang pemilihan.

Larangan membawa senjata api diberlakukan selama enam bulan mulai Minggu (13/01) dengan tujuan mencegah kekerasan menjelang pemilihan daerah dan pemilihan kongres Mei mendatang.

Namun Komisi Pemilihan memberikan perkecualian kepada Presiden Benigno Aquino.

"Kita memberikan perkecualian kepada anggota Angkatan Bersenjata Filipina dan karena presiden adalah panglima Angkatan Bersenjata maka perkecualian itu mencakup presiden," kata seorang pejabat Komisi Pemilihan Emil Maranon seperti dikutip oleh kantor berita AFP.

Juru bicara presiden Abigail Valte menyambut keputusan itu.

Masalah senjata api merupakan hal peka di Filipina dan muncul berbagai seruan agar kepemilikan senjata dilarang sama sekali menyusul serangkaian penembakan sejak awal tahun 2013 yang menewaskan 23 orang.

Presiden Aquino mengatakan pemerintah sedang mempelajari apakah masalah yang timbul dikarenakan lemahnya pengawasan atau kurangnya hukum.

Larangan membawa senjata biasanya diterapkan sebelum pemilihan dan para pejabat daerah sering mengajukan pengecualian.

Berita terkait