Militan 'sandera' warga asing di Aljazair

Peta In Amenas

Militan berhaluan Islam di Aljazair dilaporkan menyandera beberapa warga asing dalam peristiwa yang disebut oleh Kementerian Luar Negeri Inggris sebagai insiden terorisme.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan terjadi insiden terorisme di instalasi minyak di Aljazair selatan pada Rabu (16/01).

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri menyatakan sedang mencari klarifikasi dari perusahaan-perusahaan minyak yang beroperasi di sana.

Sejumlah sumber diplomatik di Aljazair mengatakan militan Islam menyerang dan menyandera warga asing di instalasi minyak yang dioperasikan oleh perusahaan patungan, termasuk BP dan perusahaan Norwegia Statoil.

Perusahaan konstruksi Jepang juga beroperasi di sana sebagai kontraktor proyek.

Di antara mereka yang dilaporkan disandera adalah warga Prancis, Norwegia dan Jepang. Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan sedang mengumpulkan informasi di lapangan terkait insiden itu.

Perusahaan minyak BP membenarkan bahwa terjadi insiden di ladang gas In Amenas, tetapi tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Ladang In Amenas terletak sekitar 100 kilometer dari perbatasan Libia.

Militer Aljazair dilaporkan melancarkan operasi untuk membebaskan para sandera. Menurut kantor berita Aljazair, satu orang tewas dan tujuh orang mengalami luka-luka.