Gading selundupan untuk Indonesia

  • 16 Januari 2013
Gading gajah yang disita di Kenya
Gading gajah seberat dua ton yang akan diselundupkan dengan tujuan Indonesia.

Pihak berwenang Kenya menyita lebih dari 600 gading dengan nilai diperkirakan mencapai US$1 juta di pelabuhan Mombasa.

Gading yang disita itu termasuk yang masih utuh dan berasal dari Tanzania dengan tujuan Indonesia.

Pejabat pelabuhan Mombasa mengatakan kepada harian Kenya, Daily Nation, bahwa tumpukan gading seberat dua ton itu diberi label 'batu hiasan'.

Dia menambahkan bulan lalu penyelundupan gading terbongkar di Hong Kong walau sudah berhasil ke luar dari Kenya dengan menggunakan dokumen palsu.

Pengiriman gading secara gelap yang disebut untuk tujuan Indonesia itu terbongkar setelah pihak berwenang mendapat bocoran informasi.

Permintaan dari Asia

Penyitaan ini hanya sepekan setelah ditembaknya satu keluarga gajah yang terdiri dari 10 ekor di Kenya bagian tenggara, yang merupakan insiden perburuan gelap gading terburuk di negara itu.

Meningkatnya perburuan gajah didorong oleh semakin banyaknya permintaan gading gajah dari kawasan Asia.

Simon Gitau dari Dinas Satwa Liar Kenya mengatakan penyitaan 638 gading di Mombasa sebagai sebuah tangkapan besar.

"Terdapat sekitar 250 gajah yang sudah dibunuh dan kami melihat sejumlah gading mungkin berasal dari negara lain karena kantungnya berlabel Tanzania dan Rwanda," tuturnya seperti dikutip Daily Nation.

Perdagangan gading gajah secara global diberlakukan pada tahun 1989 yang membuat turunnya permintaan gajah dan mendorong tumbuhnya populasi gajah di lingkungan alaminya.

Namun dalam beberapa tahun belakangan, kecenderungan berbalik dan perburuan gajah meningkat di kawasan Afrika.

Berita terkait