Dua ditangkap terkait pembunuhan tiga pegiat Kurdi

  • 19 Januari 2013
Sakine Cansiz, Fidan Dogan, Leyla Soylemez
Image caption Sakine Cansiz, Fidan Dogan, dan Leyla Soylemez ditemukan dengan luka di kepala.

Pihak berwenang Prancis telah menangkap dua orang sehubungan dengan tewasnya tiga pegiat Kurdi yang ditembak di Paris.

Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, kedua pria tersebut ditangkap Kamis 17 Januari dan kini sedang menjalani pemeriksaan.

Tiga perempuan pegiat Kurdi -Sakine Cansiz, Fidan Dogan dan Leyla Soylemez- ditembak di bagian kepala Kamis (10/01) sepekan sebelumnya.

Mingguan Le Point melaporkan salah seorang pria yang ditangkap adalah orang yang terakhir kali melihat ketiga korban pembunuhan tersebut.

Sedangkan seorang lagi adalah supir dari salah seorang korban.

Jenazah ketiga pegiat -dengan luka tembak di kepala- ditemukan di sebuah kantor yayasan di Paris yang mempunyai hubungan dengan kelompok pemberontak Partai Pekerja Kurdi, PKK

Dimakamkan di Diyarbakir

Image caption Ribuan warga menyambut kedatangan jenazah ketika pegiat Kurdi.

Pembunuhan ini sempat memicu unjuk rasa di Paris untuk menuntut penyelidikan tuntas.

Jenazah mereka sudah dibawa ke Diyarbakir, Turki tenggara, Rabu malam (16/01) dengan sambutan ribuan warga Kurdi untuk dimakamkan di kota yang sering disebut sebagai ibukota Kurdi itu.

PKK melancarkan upaya untuk memisahkan diri dari Turki dan sejak tahun 1984 menggunakan perlawanan bersenjata guna mencapai tujuannya.

Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, sudah menyatakan pembunuhan itu sebagai upaya untuk mensabotase proses perundingan antara pemerintah dan PKK.

Amerika Serikat dan Uni Eropa menganggapnya sebagai organisasi teroris karena melancarkan serangan atas pasukan keamanan dan pemerintah Turki.

Berita terkait