PBB: Penyiksaan di penjara di Afghanistan

  • 21 Januari 2013
Polisi Afghanistan
Image caption PBB menyebutkan penyiksaan termasuk dengan menggunakan kejut listrik.

PBB mengatakan penyiksaan masih merupakan praktek yang banyak terjadi di penjara-penjara Afghanistan, lebih dari satu tahun setelah masalah itu pertama diangkat.

Para penyelidik PBB menyatakan bukti menunjukkan penyiksaan secara sistematis terjadi di enam tempat penahanan polisi termasuk penjara badan intelijen Afghanistan.

Lebih dari setengah dari 635 tahanan yang diwawancara penyelidik PBB mengatakan mereka diperlakukan secara buruk atau disiksa.

Pemerintah Afghanistan mengatakan klaim penyiksaan itu dibesar-besarkan, kata wartawan BBC di Kabul, Quentin Sommerville.

Pasukan NATO di Afghanistan, ISAF, menghentikan transfer tahanan ke tempat penahanan yang disebutkan dalam laporan PBB itu.

Alat kejut listrik

Laporan - yang disusun oleh Misi Bantuan PBB di Afghanistan (Unama)- dipusatkan pada tahanan di sejumlah fasilitas yang dijalankan oleh polisi nasional dan daerah serta badan intelijen, NDS, dari bulan Oktober 2011 sampai Oktober 2012.

Laporan itu menyebutkan ada 14 metode penyiksaan yang digunakan, termasuk pemukulan, ancaman eksekusi dan penyiksaan seksual.

Sejumlah tahanan disiksa dengan alat kejut listrik agar mengaku atau memberikan informasi yang diperlukan.

Jumlah insiden dalam tahanan polisi meningkat dari 35% menjadi 43% dibandingkan satu tahun sebelumnya.

Berita terkait