Sengketa pulau, Jepang hadang perahu Taiwan

  • 24 Januari 2013
Perahu Taiwan
Image caption Para aktivis yang menumpang perahu Taiwan mengatakan akan memasang patung dewi.

Pengawal pantai Jepang mengatakan telah menembakkan meriam air ke perahu Taiwan yang berlayar ke gugusan pulau yang menjadi pusat sengketa internasional.

Perahu mengangkut sejumlah aktivis dan berlayar menuju gugusan pulau yang dikenal dengan nama Senkaku di Jepang, Diaoyu di Cina, dan Diaoyutai di Taiwan, tetapi perahu dipaksa berbalik arah pada Kamis, 24 Januari.

"Satu kapal patroli menghadang perahu dan menyemprotkan air," demikian pernyataan pengawal pantai Jepang.

Para aktivis mengatakan mereka berencana memasang patung dewi di kepulauan yang disengketakan itu.

"Kami membawa Dewi Matzu dan memintanya untuk melindungi pulau kami," kata salah satu dari mereka seperti dikutip kantor berita APTN.

Cadangan mineral

Perahu aktivis dilaporkan dikawal oleh beberapa kapal penjaga pantai Taiwan, namun dipaksa mundur.

Cina dan Taiwan sama-sama mengklaim gugusan pulau yang dikuasai Jepang.

Dasar laut wilayah itu diyakini mengandung cadangan mineral.

Ketegangan memuncak pada September 2012 setelah pemerintah Beijing dibuat marah atas tindakan pemerintah Jepang membeli tiga pulau dari pemilik swasta Jepang.

Sejak saat itu Beijing berkali-kali mengirim kapal pemerintah ke perairaran di dekat pulau-pulau tersebut.