Warga Inggris diminta tinggalkan Benghazi

david lidington
Image caption Pejabat Kementerian Luar Negeri Inggris David Lidington,"Jangan tunda, langsung pergi"

Warga negara Inggris sebaiknya segera meninggalkan kota Benghazi di Libya sebagai respon terhadap "ancaman mendesak dan spesifik" pada orang asing, kata Kementerian Luar Negeri.

Kedutaan Besar Inggris di Tripoli telah berkomunikasi dengan "sekelompok kecil" warga Inggris.

Jerman dan Belanda juga mendesak warga negara mereka meninggalkan Benghazi.

Tapi menteri dalam negeri Libia Abdullah Massoud bersikeras masalah keamanan di Benghazi tidak menjamin respon seperti itu.

Ia mengatakan pada BBC bahwa Kementerian Luar Negeri di Libia tidak mengetahui mengenai perubahan anjuran bepergian bagi warga negara Inggris.

Menteri menambahkan ia akan menghubungi Kementerian Luar Negeri untuk meminta klarifikasi dan bersikeras tindakan itu justru menambah instabilitas di dalam negeri.

'Kredibel dan serius'

Kementerian Luar Negeri Inggris telah menyarankan warganya agar tidak bepergian ke Benghazi dan sebagian besar wilayah Libia sejak September.

Dalam anjuran bepergian yang telah diperbaharui, Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa setelah intervensi Prancis di Mali terhadap ekstrimis Islam, ada kemungkinan serangan balasan terhadap kepentingan-kepentingan di kawasan itu.

Ada pula ancaman penculikan di Libia.

Serangan bulan September tahun lalu terhadap konsulat AS di Benghazi mengundang kecaman internasional.

Seorangjuru bicara tidak bersedia mengkonfirmasi berapa warga Inggris yang telah mereka hubungi tapi ia mengatakan "jumlahnya kecil."

Wartawan BBC Richard Galpin mengatakan ada kurang dari 50 warga Inggris di Benghazi termasuk guru dan pengusaha.

Pejabat Kementerian Luar Negeri David Lidington mengatakan pada BBC bahwa pemerintah menerima laporan "kredibel, serius dan spesifik" tentang "ancaman teroris".

Ia menambahkan, "Risiko teroris di Benghazi dan wilayah lain di Libia telah ada selama beberapa lama sebelum krisis Mali dan Aljazair pekan lalu...keamanan warga negara Inggris adalah prioritas utama."

Lidington tidak menjelaskan apakah pemerintah Inggris akan menyewa pesawat ke Benghazi untuk mengevakuasi warga negara Inggris, tapi mengatakan, "Saran kami pada mereka adalah untuk tidak menunda, langsung saja pergi."

Pemerintah Jerman mengatakan di situs web mereka bahwa ada "ancaman mendesak dan spesifik terhadap warga negara Barat di Benghazi" dan mendesak "semua warga Jerman untuk segera meninggalkan kota itu."

Thijs van Son, juru bicara kementerian luar negeri Belanda, mengatakan pada kantor berita Associated Press bahwa peringatan bepergian ke Benghazi telah ditingkatkan karena kementerian punya "alasan untuk percaya ada ancaman serius."

Berita terkait