Staf LSM Amerika dipindahkan dari Rusia

Protes menentang Putin
Image caption Presiden Putin menuding Amerika Serikat berada di belakang unjuk rasa yang menentangnya.

Dua lembaga swadaya masyarakat prodemokrasi Amerika Serikat memindahkan para staf warga Rusia dan keluarganya dari Rusia karena kekhawatiran akan keselamatan mereka.

National Democratic Institute, NDI, dan International Republican Institute, IRI, sudah menutup kantor di Rusia tahun lalu setelah diberlakukannya undang-undang baru tentang pengkhianatan atas negara.

Hampir semua staf warga Rusia sudah dipindahkan ke Lithuania dan sedang menunggu izin kerja di negara tersebut.

Beberapa di antaranya mengatakan kepada BBC bahwa mereka sudah mendapat peringatan dari aparat keamanan tentang kemungkinan dakwaan pengkhianatan atas negara.

Salah seorang staf mengatakan kepada harian Kommersant bahwa selama di Rusia mereka bekerja dalam situasi yang semakin menegangkan.

"Di kantor pusat Amerika Serikat, mereka mengetahui semakin berkembangnya situasi permusuhan di sini," tutur staf yang tidak disebutkan namanya itu.

Ketegangan Rusia-AS

Setelah Maret lalu kembali terpilih sebagai presiden untuk masa jabatan yang ketiga, Vladimir Putin tampaknya meningkatkan kritiknya terhadap Amerika Serikat.

Image caption Hubungan Rusia-AS menegang setelah Putin terpilih sebagai presiden untuk masa jabatan ketiga.

Putin menuduh Amerika Serikat berada di belakang unjuk rasa yang menentang terpilihnya dia kembali sebagai presiden untuk masa jabatan kedua -dengan selang empat tahun sebagai perdana menteri.

Akhir Desember lalu, Putin juga memberlakukan undang-undang yang melarang warga Amerika Serikat mengadopsi anak-anak Rusia.

Langkah tersebut diambil sebagai tanggapan atas undang-undang di AS yang menempatkan para pejabat Rusia yang diduga melanggar HAM dalam daftar hitam.

Washington menghukum para pejabat Rusia itu sehubungan dengan tewasnya seorang warga Rusia, Sergei Magnitsky, ketika sedang di tahanan pada tahun 2009.

Berita terkait