Sembilan petugas polio Nigeria ditembak mati

  • 8 Februari 2013
Vaksinasi polio
Image caption Sebagian pemuka agama menentang vaksinasi polio dengan alasan menyebabkan kemandulan.

Kepolisian Nigeria mengatakan orang-orang bersenjata menembak mati sembilan petugas vaksinasi polio dalam dua serangan terpisah di Nigeria utara pada Jumat (08/02).

Kesembilan petugas yang ditembak mati adalah perempuan. Sebagian ditembak mati di kota Kano dan sisanya di pusat kesehatan masyarakat di Hotoro, di luar kota Kano.

"Sembilan orang dibunuh dalam dua serangan terpisah oleh orang-orang bersenjata yang mengendarai becak bermotor," kata seorang juru bicara polisi, Magaji Majia, seperti dilaporkan oleh kantor berita AFP.

Selain menewaskan sembilan petugas vaksinasi polio, serangan-serangan di Nigeria utara juga menyebabkan sejumlah orang luka-luka.

Beberapa korban disebutkan adalah ibu-ibu yang mengantarkan anak-anak mereka untuk divaksinasi.

Kelompok militan

Para saksi mata sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa 12 orang ditembak mati, termasuk petugas kesehatan.

Wartawan BBC di Nigeria, Will Ross, melaporkan sejauh ini belum jelas siapa yang berada di balik pembuhan petugas polio, tetapi kelompok militan Islam Boko Haram diketahui aktif beroperasi di Nigeria utara.

"Kemarin seorang ulama kontroversial mengeluarkan pernyataan menentang program vaksinasi polio dengan mengatakan kasus-kasus baru polio disebabkan karena obat terkontaminasi," lapor Will Ross dari Lagos, Nigeria.

Para pemuka agama Islam sebelumnya menyebut program imunisasi sebagai persekongkolan Barat untuk membuat penduduk mandul.

Hal itulah, lanjut Ross, yang menjadi alasan utama mengapa Nigeria tetap menjadi salah satu dari tiga negara yang mengalami endemik polio.

Berita terkait