Jepang akan tunjukan kesalahan Cina

Kapal Cina
Image caption Kapal Jiangkai I milik Cina dituduh mengarahkan sistem radar pemandu senjata ke kapal Jepang.

Pemerintah Jepang mengatakan mereka kemungkinan akan mengeluarkan bukti menunjukan bahwa sistem radar pemandu senjata Cina diarahkan ke kapal Jepang yang berada tidak jauh dari pulau sengketa.

Tokyo menjelaskan data tentang hal itu mungkin akan dikeluarkan setelah Beijing menolak tuduhan yang menyebutkan mereka menargetkan sebuah kapal perusak Jepang pada iniden bulan lalu itu.

Cina selama ini bersikeras mengatakan bahwa kapal mereka hanya menggunakan radar pengawas biasa.

Insiden ini disebutkan hampir menimbulkan aksi saling tembak diantara angkatan laut kedua negara yang sedang berada dekat pulau sengketa di kawasan Laut Cina Timur.

Pulau yang disebut Jepang sebagai Sengkaku dan Diaoyu oleh Cina ini juga diperebutkan oleh Taiwan.

Puiau itu sendiri sekarang dikuasai oleh Jepang.

Bantahan Cina

"Pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan sejauh apa data tersebut bisa diungkapkan," kata Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera seperti dikutip dari kantor berita Jepang, Kyodo.

Pada hari Jumat (08/02) lalu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe telah meminta Beijing untuk mengakui terjadinya insiden pada 30 Januari lalu dan meminta maaf kepada Jepang.

Namun Pemerintah Cina tidak mengindahkan seruan itu dan menolak tuduhan Jepang.

"Cina mengharapkan Jepang dapat mengambil langkah yang efektif untuk menghentikan ketegangan di Laut Cina Timur dan mengeluarkan tuduhan yang tidak bertanggung jawab," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Cina.

Jepang sebelumnya menyebut langkah Cina yang mengarahkan sistem radar pemandu senjata ke kapal milik Angkatan Laut pada 30 Januari dan ke arah helikopter 10 hari sebelumnya merupakan tindakan provokatif dan berbahaya.

Cina dan Jepang saling menuduh meningkatkan ketegangan ketika sejumlah kapal dan pesawat kedua negara terus melakukan manuver di sekitar kepulauan Laut Cina Timur.

Berita terkait