Sembilan tewas dalam ledakan tambang Rusia

  • 11 Februari 2013
Tambang batu bara Rusia
Image caption Petugas penyelamat masih mencari delapan petambang yang terperangkap.

Ledakan bawah tanah di tambang batu bara di kawasan Komi, Rusia utara, menewaskan paling tidak sembilan petambang, menurut para pejabat.

Petugas penyelamat masih mencari delapan petambang lain yang terperangkap di bawah tanah.

Sekitar 250 petambang lain berhasil menyelamatkan diri ke permukaan.

Ledakan di tambang Vorkuntinskaya itu diduga akibat gas metana.

Kecelakaan sering terjadi di tambang batu bara Rusia walaupun upaya meningkatkan keselamatan telah dilakukan baru-baru ini.

Tambang batu bara di luar kota Vorkuta di kawasan Artika Rusia ini dioperasikan oleh Vorkutaugol, divisi dari perusahaan baja raksasa Rusia, Severstal.

Menteri urusan darurat Vladimir Puchkov bertolak ke kawasan itu untuk mengawasi operasi penyelamatan, kata juru bicara kementerian Elena Smirnykh.

Produksi 1,8 juta ton batu bara

Keluarga pekerja tambang yang meninggal akan mendapatkan dana masing-masing dua juta rubel (US$66.000), kata Smirnykh kepada kantor berita AFP.

Tambang Vorkuntinskaya itu beoperasi sejak tahun 1973 dengan produksi 1,8 juta ton batu baru setiap tahun.

Cadangan batu bara di kawasan itu diperkirakan mencapai 40 juta ton.

Juru bicara operator tambang Vorkutaugol, Yevgeny SUkharev mengatakan perusahaan itu memberi perhatian besar terhadap standar keselamatan.

Tahun 2010, lebih dari 60 orang tewas dalam dua ledakan di tambang batu bara bawah tanah terbesar Rusia di kawasan Kemerovo, Siberia.

Ledakan di tambang batu bara juga sering terjadi di Cina.

Berita terkait