Paus mundur bukan karena gangguan kesehatan tertentu

  • 12 Februari 2013
Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi.
Federico Lombardi juga mengatakan Paus akan memimpin misa pada 27 Februari.

Vatikan menegaskan bahwa Paus Benediktus XVI mundur bukan karena gangguan kesehatan tertentu.

Penegasan tersebut disampaikan hanya sehari setelah Paus menyatakan akan mengundurkan diri akhir bulan ini.

Seorang juru bicara Vatikan, Kardinal Federico Lombardi, mengatakan Joseph Ratzinger sudah menggunakan alat pacu jantung sebelum terpilih sebagai Paus.

Baterai baru diganti tiga bulan lalu dan secara umum kondisi kesehatan Paus adalah baik.

Kardinal Lombardi menambahkan Paus Benediktus akan memimpin misa di Lapangan Santo Petrus pada tanggal 27 Februari, atau sehari sebelum mundur secara resmi.

Spekulasi pengganti

Sementara itu muncul spekulasi bahwa Paus berikut mungkin akan berasal dari Amerika Latin, yang merupakan tempat tinggal dari lebih 40% umat Katolik dunia.

Calon kuat yang disebut adalah Uskup Agung Sao Paulo, Odilo Scherer, dan dari Argentina, Leonardo Sandri.

Jika pilihan jatuh ke Afrika, maka calon kuat adalah Kardinal Ghana, Peter Turkson, dan Kardinal Nigeria, Francis Arinze.

Sedangkan nama yang disebut dari kawasan dari Eropa, antara lain adalah Uskup Agung Milan, Angelo Scola.

Vatikan memperkirakan Paus yang baru akan dipilih lewat sidang para kardinal sebelum Paskah pada akhir Maret.

Paus Benediktus merupakan yang pertama mengundurkan diri dalam waktu enam abad belakangan.

Berita terkait