Pemberontak Kolombia, Farc bebaskan sandera

  • 16 Februari 2013
pembebasan sandera
Image caption Pembebasan sandera Farc melibatkan Palang Merah Internasional.

Pemberontak terbesar Kolombia, Farc, akhirnya membebaskan dua sandera yang mereka tahan sejak 25 Januari lalu.

Sebelumnya upaya pembebasan ini sempat ditunda dari jadwal semula hari Kamis lalu karena Farc menuntut pelepasan berlangsung tanpa ada liputan media.

Pelepasan kemudian berlangsung Jumat di kawasan Valle del Cauca dan petugas polisi Cristian Yate dan Victor Alfonso Gonzalez dilaporkan dalam kondisi sehat saat dibebaskan.

Mereka diserahkan ke sebuah Komite Internasional Palang Merah dan langsung dibawa ke ibukota Cali sebelum akhirnya diterbangkan ke Bogota.

Sementara tawanan lainnya seorang tentara dijadwalkan dibebaskan pada hari Sabtu.

Dan meski awalnya ada tuntutan larangan peliputan, tetapi pembebasan tawanan ini disiarkan langsung oleh TV Venezuela, Telesur.

Sinyal positif

Pembebasan sandera ini sepertinya dianggap sebagai sinyal positif dari pemberontak yang telah menggelar beberapa kali perundingan damai dengan pemerintah dalam konflik yang berlangsung hampir selama lima dekade.

Keputusan Farc membebaskan tawanan memberi kesan bahwa kelompok pemberontak ini tidak lagi bersedia membayar ongkos politik dengan menangkap dan menyandera anggota pasukan keamanan Kolombia terlalu lama.

Tahun lalu, mereka menyatakan akan menghentikan penculikan untuk tebusan dan membebaskan 10 anggota polisi dan tentara.

Tetapi pada Januari kemarin, Farc mengatakan bahwa penangkapan petugas kepolisian dan militer merupakan ''bagian dari hak'' saat mereka ''menyerah dalam pertempuran.''

Dalam perkembangan berbeda, sekitar lima dari enam pekerja yang disandera oleh kelompok pemberontak terbesar kedua ELN sejak 18 Januari lalu juga telah dibebaskan.

Komite Internasional Palang Merah dalam sebuah pernyataan mengatakan tiga warga Kolombia dan dua orang Peru yang bekerja untuk tambang GeoGeo Explorer telah dibebaskan.

Tetapi nasib seorang warga Kanada yang disandera masih belum diketahui.

Berita terkait