Senator Australia dilarang masuk Malaysia

  • 16 Februari 2013
Nick Xenaphon
Image caption Nick Xenaphon merupakan anggota dari delegasi yang rencananya akan bertemu pejabat Malaysia.

Seorang senator Australia yang yang ingin mengumpulkan fakta tentang pemilu Malaysia dilarang masuk karena dianggap sebagai 'risiko keamanan'.

Nick Xenophon ditahan di bandara Kuala Lumpur, Sabtu 16 Februari, dan akan segera dipulangkan ke Australia.

Para pejabat imigrasi bersikap sopan dan bertindak atas perintah dari 'atas' tutur Xenophon kepada para wartawan.

"Saya dikatakan sebagai sebuah risiko keamanan dan tidak diizinkan masuk. Ini aneh dan luar biasa," tambahnya.

"Saya sudah pernah ke sini dan saya membuat pernyataan tentang demokrasi Malaysia sebelumnya. Namun dalam kesempatan ini jelas seseorang di atas sana, dalam pemerintahan Malaysia, tidak menginginkan saya di sini."

Pernah ke Malaysia

Xenophon merupakan anggota dari sebuah delegasi yang rencananya akan bertemu dengan para pejabat Malaysia untuk membahas pemilihan umum.

Selain bertemu dengan beberapa pejabat partai -termasuk Anwar Ibrahim- delegasi parlemen Australia juga akan bertemu Komisi Pemilihan Umum Malaysia.

Senator independen itu sudah beberapa kali berkunjung ke Malaysia dan April lalu berada di Kuala Lumpur ketika berlangsung unjuk rasa besar-besaran yang menuntut demokrasi.

Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr, mengatakan pemerintahnya menuntut pembebasan Xenopohon dengan segera dan sudah menyampaikan masalah itu kepada pemerintah Malaysia.

"Penahanan Senator Xenophon merupakan tindakan yang mengejutkan dan mengecewakan dari sebuah negara dengan mana Australia selalu menjalin hubungan diplomatik yang kuat," tambah Carr.

Pihak berwenang Malaysia belum memberikan keterangan atas penahanan ini.

Berita terkait