Pengacara Oscar Pistorius pertanyakan kesaksian polisi

  • 21 Februari 2013
pistorius
Image caption Pembelaan itu membahas poin-poin penting di hari kedua sidang Pistorius

Tim pembela atlet Afrika Selatan Oscar Pistorius mempertanyakan kesaksian seorang detektif polisi senior di hari kedua sidang jaminan.

Detektif mengatakan seorang saksi mendengar pertengkaran di rumah Pistorius di malam ia menembak Reeva Steenkamp, 29.

Tapi ia mengubah detail kesaksian saat pemeriksaan, dimana keluarga Pistorius mengatakan "sangat mengkhawatirkan."

Pistorius, pelari juara Paralimpiade, didakwa dengan pembunuhan berencana atas Reeva Steenkamp.

Jika permohonan bebas dengan jaminan ditolak, Pistorius akan mendekam berbulan-bulan di penjara jika sidang dilaksanakan di akhir tahun.

Bukti yang dipaparkan Detektif Hilton Botha pertama kali muncul untuk mendukung dakwaan pada Pistorius dan memberikan harapan pada tim pembela untuk memenangi argumen pengadilan, kata koresponden BBC.

Di akhir sidang hari kedua di Pretoria, hakim menanyakan kesaksikan Det. Botha bahwa Pistorius berisiko melarikan diri dan tidak selayaknya bebas dengan jaminan.

Wartawan BBC Andrew Harding, di pengadilan, mengatakan arah pertanyaan hakim mengindikasikan bahwa ia mempertimbangkan mengabulkan permohonan jaminan.

Dalam sebuah pernyataan, keluarga Pistorius mengatakan mereka "puas dengan hasil sidang hari itu."

'Ia tahu'

Image caption Denah apartemen Pistorius

Saat ditanyai oleh jaksa, Det. Botha menceritakan situasi di rumah Pistorius setelah Steenkamp ditembak dan dibunuh.

Ia mengatakan pada pengadilan bahwa jalur tembakan yang menembus pintu kamar mandi mengindikasikan bahwa Pistorius sedang mengenakan kaki palsunya dan menembak ke arah bawah melalui pintu.

"Saya yakin ia tahu bahwa Reeva ada di kamar mandi dan ia menembak empat kali melalui pintu," kata Det. Botha pada pengadilan.

Ia mengatakan sarung pistol 9mm Pistorius ditemukan di dekat tempat tidur, pertanda jelas, kata dia pada pengadilan, bahwa si atlet pasti tahu pacarnya tidak berada di ranjang.

Kesaksian itu berlawanan dengan kesaksian awal yang diberikan oleh Pistorius.

Ia mengatakan ia meraih pistolnya karena ia merasa terancam ketika ia curiga seorang penyusup telah memasuki rumahnya.

Det. Botha juga menuduh Pistorius memiliki amunisi tanpa izin untuk senjata 38mm dan mengatakan ia menemukan sebotol testosteron dan jarum suntik.

Tapi Det. Botha kemudian sepertinya mengubah sejumlah detail penting.

Awalnya ia mengatakan seorang saksi mendengar teriakan dan suara tembakan dari jarak 600m, tetapi ia kemudian mengubah jawabannya menjadi 300m setelah jeda makan siang.

Ia mengakui bahwa kronologi yang diceritakan Pistorius, dibacakan secara tertulis di sidang hari Senin, tampak konsisten.

Berita terkait