Kecelakaan balon udara di Luxor tewaskan 19 turis

mesir

Sembilan belas orang turis, sebagian diantaranya Inggris dan Prancis, dilaporkan tewas dalam kecelakaan balon udara di dekat kota Luxor, Mesir.

Suara ledakan terdengar disusul kobaran api sebelum balon itu jatuh di atas lapangan rumput di barat Luxor, kata seorang pejabat bidang keamanan.

Seorang wartawan di lokasi mengatakan mereka menghitung ada 18 jenazah.

Luxor terletak di tepian Sungai Nil dan merupakan rumah bagi banyak reruntuhan era firaun Mesir.

Kota itu juga merupakan tujuan wisata populer.

Seorang perwakilan dari delapan perusahaan yang mengoperasikan penerbangan dengan balon di Luxor mengatakan ada ledakan gas saat balon berada di ketinggian 300 meter.

"Ada 20 penumpang di balon. Ledakan terjadi dan 19 orang penumpang tewas. Seorang turis dan pilot balon selamat," kata Ahmed Aboud pada kantor berita Reuters melalui telepon.

Kantor kementerian luar negeri Inggris mengatakan pada BBC mereka meminta kolega di Mesir untuk mengkonfirmasi kabar tewasnya warga negara Inggris.

Berita terkait