Hasil perundingan nuklir dianggap positif oleh Iran

  • 27 Februari 2013
Perundingan nuklir Iran
Image caption Perundingan lanjutan rencananya akan berlangsung pada bulan April.

Perundingan nuklir Iran antara pemerintah Teheran dan enam negara sudah berakhir dan Iran menyebut hasilnya sebagai langkah positif.

Ketua Tim Perunding Iran, Saed Jalili, mengatakan keenam negara, yang sering disebut P5+1, menawarkan saran yang menurutnya jauh lebih realistis dibanding sebelumnya.

"Beberapa posisi Kelompok P5+1 group lebih positif dibandingkan yang diungkapkan sebelumnya," tuturnya.

Hal itu dinyatakan setelah berakhirnya perundingan di ibukota Kazakstan, Almaty, yang merupakan pertama sejak rangkaian perundingan pada Juli 2012 tidak membawa terobosan.

Bagaimanapun Jalili menegaskan jalan masih panjang untuk mencapai sebuah kesepakatan akhir.

Rencana lanjutan perundingan tingkat tinggi berikut juga akan digelar di Almaty pada Bulan April.

Kecurigaan internasional

Keenam negara internasional -Amerika Serikat, Rusia, Cina, Jerman, Inggris, dan Prancis- meminta Iran agar menghentikan pengayaan uranium dengan imbalan pelonggaran sanksi internasional atas negara itu.

Dua pekan lalu, Iran mengatakan mulai memasang peralatan pengayaan uranium yang baru di fasilitas nuklir di Natanz.

Komunitas internasional menuduh program nuklir Iran cukup untuk mengembangkan senjata nuklir namun Iran selalu membantah dan menyebutnya semata-mata untuk kepentingan sipil.

Menurut IAEA, pada tanggal 23 Januari sudah menerima surat dari Iran yang mengungkapkan rencana untuk meningkatkan pengayaan uraniumnya.

Fasilitas nuklir Natanz yang terletak di Iran tengah menjadi fokus dalam sengketa nuklir Iran dengan Dewan Keamanan PBB.

Iran beberapa waktu lalu memang sudah mengatakan siap mengikuti perundingan internasional babak baru tentang program nuklirnya.

Berita terkait